KAB. SUMBA TIMUR, || Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Kodim 1601/Sumba Timur melalui pendampingan kepada para petani di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu, Sertu Yohan Saekoko, yang turun langsung membantu petani membajak sawah menggunakan mesin traktor di Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD yang bertujuan mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dengan memanfaatkan mesin traktor, proses pengolahan lahan dinilai lebih cepat dan efisien dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat mempercepat persiapan masa tanam.
Sertu Yohan Saekoko mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus mendampingi para petani mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga panen. Harapannya, hasil pertanian dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.
Di sisi lain, para petani menyambut baik kehadiran Babinsa yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan pertanian. Pendampingan tersebut dinilai tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
Pemanfaatan alat mesin pertanian seperti traktor juga dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi kerja, menghemat waktu, serta mendukung optimalisasi lahan pertanian. Namun demikian, keberhasilan program swasembada pangan tetap memerlukan dukungan berkelanjutan, mulai dari ketersediaan sarana produksi, pendampingan teknis, hingga keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumba Timur terus meningkat. Selain mendukung ketahanan pangan daerah, langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.
(Ms)






