Jelang Pasola Lamboya 2026, Kapolres Sumba Barat Ajak Warga Jaga Kamtibmas

SERGAP.CO.ID

SUMBA BARAT NTT || Tradisi budaya Pasola Lamboya 2026 dijadwalkan akan digelar pada Selasa, 10 Februari 2026. Menjelang pelaksanaannya, Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian Pasola berlangsung.

Bacaan Lainnya

Kapolres menyampaikan bahwa Polres Sumba Barat telah menyiapkan pengamanan terpadu guna memastikan pelaksanaan Pasola Lamboya berjalan aman, lancar, dan tertib. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi budaya yang sakral dan bernilai historis bagi masyarakat Sumba.

Pengamanan Pasola Lamboya 2026 dilaksanakan melalui sinergi Polres Sumba Barat dengan TNI, khususnya Kodim 1613 Sumba Barat, serta didukung oleh Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, para pemangku kepentingan terkait, serta unsur pengamanan adat yang melibatkan tokoh adat dan tokoh pemuda setempat.

Menurut Kapolres, pola pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional, tanpa mengesampingkan penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya yang melekat dalam tradisi Pasola, sehingga makna sakral Pasola tetap terjaga.
AKBP Yohanis menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Pasola Lamboya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Pasola Lamboya adalah warisan budaya masyarakat Sumba yang harus kita jaga bersama. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap Pasola Lamboya 2026 dapat berlangsung aman, lancar, tertib, serta semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi kesepakatan bersama selama Pasola berlangsung, antara lain larangan membawa senjata tajam atau parang, baik bagi peserta Pasola maupun pengunjung.

Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak mengonsumsi minuman keras serta tidak menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot brong atau racing, demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan Pasola Lamboya 2026.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *