SUMBA TENGAH, NTT, || Ritual adat lintas agama Kristen dan Islam dilaksanakan sebagai tanda dimulainya pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Oka Wacu, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WITA di lokasi pembangunan Yon TP, dengan tujuan memohon izin, restu, serta keselamatan sebelum dimulainya aktivitas pembangunan fisik.
Ritual dilakukan sesuai adat istiadat dan budaya lokal yang mengakomodasi praktik keagamaan Kristen dan Islam sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman keyakinan masyarakat setempat.
Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus doa bersama agar pembangunan Yon TP dapat berjalan lancar, aman, dan terhindar dari berbagai hambatan.
Acara tersebut dihadiri oleh Danramil 1613-03/Katikutana beserta anggota, tim pelaksana pembangunan dari PT Karya Property Indonesia (KPI), Kepala Desa Oka Wacu, para tokoh adat atau kepala suku, serta masyarakat sekitar.
Kehadiran unsur TNI, pemerintah desa, tokoh adat, dan warga mencerminkan dukungan kolektif terhadap pembangunan fasilitas strategis pertahanan di wilayah Sumba Tengah.
Dikonfirmasi Sergap.co.id, Danramil 1613-03/Katikutana Letda Inf Suharnas yang mewakili Dandim 1613 menyampaikan bahwa pembangunan Yon TP merupakan bagian dari upaya TNI membantu pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan Yon TP nantinya diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, mendukung penanggulangan bencana alam, serta membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Sumba Tengah.
Yon TP juga dirancang sebagai satuan teritorial yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat dan program pembangunan wilayah.
Lebih lanjut, Letda Inf Suharnas menegaskan bahwa pembangunan Yon TP bukan hanya kebutuhan pertahanan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi bangsa dan negara.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan menghasilkan satuan yang profesional, tangguh, serta siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Yon TP ini diharapkan menjadi kebanggaan bersama, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sumba Tengah,” pungkasnya.
(Ms)






