KAB. TASIKMALAYA, || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya (INUTAS) Kelompok 9 kembali ambil bagian dalam kegiatan keagamaan masyarakat dengan menghadiri dan memeriahkan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kampung Cigalagah RT 16 RW 04, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk peringatan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
Acara berlangsung di lingkungan pemukiman warga Kampung Cigalagah dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta tokoh agama dan pemerintahan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Desa Cikondang, para kiai, Ketua RT 16 dan RW 04, Kepala Wilayah (Kawil), perangkat desa, alim ulama, tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna, Mahasiswa KKN INUTAS, serta para tamu undangan lainnya.
Sejak awal hingga akhir acara, suasana peringatan Isra Mi’raj tampak khidmat namun tetap hangat dan penuh keakraban antarwarga dan mahasiswa.
Salah satu yang menarik perhatian jamaah adalah penampilan Ketua Kelompok KKN INUTAS Desa Cikondang, Muhammad Yusuf Asakaki, yang turut mengisi acara dengan tausiah bernuansa dakwah ringan dan menghibur.
Dengan gaya khasnya yang santai, komunikatif, dan diselingi canda gurau, tausiah yang disampaikan mampu mencairkan suasana serta mengundang tawa jamaah tanpa mengurangi makna pesan keagamaan.
Metode dakwah yang humanis tersebut membuat pesan-pesan keislaman lebih mudah diterima dan menciptakan suasana kebersamaan yang akrab antara mahasiswa dan masyarakat.
Warga setempat menyambut baik kehadiran dan partisipasi aktif mahasiswa KKN INUTAS dalam kegiatan keagamaan di desa mereka.
Salah seorang warga, Hendi (47), menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN INUTAS yang telah berkenan ikut mengisi dan memeriahkan acara Isra Mi’raj.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN INUTAS yang sudah hadir dan mengisi acara dengan cara yang kocak tapi tetap bermakna,” ujar Hendi.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya membantu kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memberikan warna baru dalam kegiatan keagamaan warga.
Peringatan Isra Mi’raj ini sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Cikondang selama masa pengabdian berlangsung.
Setelah rangkaian acara tausiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Desa Cikondang.
Acara kemudian ditutup dengan makan bersama warga dan mahasiswa KKN sebagai simbol kebersamaan, kekeluargaan, dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan penuh keberkahan.
(Rizal)





