Sergap.co.id
Kab.Bandung – Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya Jembatan Roda Dua Cijeruk yang menghubungkan wilayah Baleendah dan Bojongsoang.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung peresmian Jembatan Roda Dua Cijeruk oleh bapak Bupati HM. Dadang Supriatna yang sejak lama menjadi idaman masyarakat di wilayah ini,” ujar Tri Rahmanto dilokasi
Menurutnya, keberadaan jembatan ini tidak hanya mempermudah akses dan mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur.
Tri Rahmanto menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan jembatan sesuai dengan peruntukannya. Ia mengingatkan bahwa jembatan tersebut dibangun untuk kepentingan bersama dan harus dirawat secara kolektif.
“Kami berharap masyarakat bisa menjaga jembatan ini dan menggunakannya sebagaimana mestinya. Sejak awal, pembangunan jembatan ini memang ditujukan untuk mempermudah aktivitas warga sehari-hari,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung atas perhatian dan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir dan padat aktivitas seperti Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang selalu respon atas keluhan masyarakat demi kelancaran aktivitas dan kesejahteraan warga di wilayah kami,” tuturnya.
Hal yang sama disampaikan Lurah Baleendah, Sendi Kharisma, S.STP., apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna. Atas nama masyarakat se-Kelurahan Baleendah, kami sangat bersyukur dengan selesainya Jembatan Cijeruk ini. Mudah-mudahan jembatan ini dapat mempermudah akses mobilitas masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM di wilayah kami,” ujar Sendi
Ia menjelaskan, Jembatan Cijeruk memiliki peran strategis karena menjadi penghubung langsung antara Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang dengan Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah.
“Kami berharap akses lalu lintas bisa semakin lancar dan tidak terpusat di satu jalur saja, sehingga kemacetan yang sering terjadi dapat berkurang,” tambahnya.
Sendi juga mengimbau kepada masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas lingkungan, serta merawat fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tertib, menjaga kondusivitas, dan merawat jembatan ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
(Asp)






