KAB, PESISIR SELATAN, || Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDP2KB) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar kegiatan orientasi PKK Bidang Pokja III se-Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (30/10), bertempat di Triza Hotel Painan.
Kegiatan orientasi PKK Bidang Pokja III dibuka langsung oleh Lisda Hendrajoni Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas serta peran kader PKK di seluruh kecamatan.
Selain dari itu, kader PKK merupakan peran penting dalam mendukung program pemerintah saat ini untuk mengembangkan potensi ketahanan pangan nasional.

Orientasi tersebut berfokus pada peningkatan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi Pokja III, yang bergerak di bidang pengelolaan pangan, sandang, serta tata laksana rumah tangga dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, menurut Lisda Hendrajoni sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan kader dapat lebih aktif berinovasi dan berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
“Kita harapkan semua kader kedepannya memberikan motivasi dan saling berkontribusi,” kata Lisda Hendrajoni.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber utama.
Dalam arahannya, Lisda menekankan pentingnya sinergi antara kader PKK dengan pemerintah nagari dan instansi terkait dalam pelaksanaan program kerja Pokja III.

“Semua kader PKK dengan pemerintah nagari dan instansi untuk dapat saling berkomunikasi dan bersinergi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Lisda menegaskan bahwa kolaborasi yang baik akan mempercepat terwujudnya keluarga sejahtera serta lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya.
Lisda juga menyoroti peran strategis Pokja III dalam mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Selain itu, ia mengajak para kader untuk menggali potensi lokal melalui pengolahan hasil pangan daerah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Ya, kita mengajak semua kader untuk dapat menggali potensi yang ada agar pengelolaan pangan bernilai ekonomi tinggi untuk daerah kita,” ujarnya.
Menurut Lisda, hal ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan juga harus menjadi perhatian utama Pokja III.
“Keberhasilan PKK di tingkat nagari akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan kesejahteraan keluarga di seluruh Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh peserta orientasi untuk terus berkreasi, berinovasi, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungannya masing-masing.
Kegiatan orientasi ini diikuti oleh pengurus Pokja III dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan dengan antusias dan semangat tinggi.
Pengurus Pokja III juga sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka meningkatkan usaha yang dilakukan oleh masyarakat.
Selain materi dari Ketua TP PKK, turut disampaikan pemaparan dari narasumber dinas teknis mengenai strategi pemberdayaan keluarga serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader PKK Pokja III mampu menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya Pesisir Selatan yang cerdas, sehat, dan sejahtera.
“Diharapkan semua kader Pokja III menjadi penggerak yang utama demi kesuksesan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Pesisir Selatan,” tutupnya.
(WH).








