KOTA TASIKMALAYA, || Kemeriahan dan kebahagiaan menyelimuti Lapangan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, pada Sabtu (18 Oktober 2025) saat ribuan masyarakat antusias mengikuti “Raksa Budaya Santun” dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya. Acara tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kebanggaan warga terhadap kotanya.
Sejak pagi, suasana kawasan Kawalu sudah dipadati masyarakat yang datang untuk menyaksikan berbagai pertunjukan dan pawai budaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra Negara, bersama istri turut hadir menyapa masyarakat dengan hangat dan menyaksikan penampilan gerak jalan indah serta seni tradisional khas Tasikmalaya yang ditampilkan warga setempat.
Memasuki siang hari, kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.BA, beserta istri. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kawalu atas partisipasi dan semangatnya dalam menyukseskan Raksa Budaya Santun.
“Raksa Budaya Santun harus menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ajang silaturahmi masyarakat. Semoga perayaan Hari Jadi ini menjadi momentum kebahagiaan dan semangat untuk terus memajukan Kota Tasikmalaya,” ujar Viman dalam sambutannya di tengah sorak sorai warga.
Acara Raksa Budaya Santun di Kawalu diisi dengan berbagai kegiatan menarik yang menggambarkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Di antaranya Bazar Pameran UMKM yang menampilkan produk unggulan lokal, Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta stand layanan publik yang mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai informasi dan pelayanan administratif.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Kawalu, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap kesejahteraan warganya.
Sebagai informasi, Raksa Budaya Santun merupakan program unggulan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang digelar secara merata di 10 kecamatan selama satu bulan penuh. Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan bagi seluruh warga untuk turut serta dalam perayaan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya ingin menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan manifestasi nyata dari tema besar “SANTUN” – Selalu Ada, Nyaman, Tulus, dan Unggul. Tema tersebut mencerminkan semangat pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang manusiawi, nyaman, dan berorientasi pada kemajuan daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi, Raksa Budaya Santun di Kawalu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat dan pemerintah Kota Tasikmalaya terus beriringan menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan optimisme menuju Tasikmalaya yang semakin maju, santun, dan unggul.
(Rzl)






