KUPANG, || Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Nusa Cendana (Undana), khususnya Prof Jefri Bale, atas kontribusi nyata dalam menjembatani dunia akademik dan dunia usaha di Nusa Tenggara Timur.
Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, menyampaikan terima kasih kepada Undana yang selama ini telah memberikan dukungan besar, baik melalui kualitas lulusan maupun kerja sama riset yang bermanfaat bagi perusahaan-perusahaan anggota KADIN di seluruh NTT.
“MoU antara Undana dan KADIN NTT yang diinisiasi Prof Jefri Bale sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama telah menghasilkan berbagai bentuk kolaborasi yang saling mendukung dan menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Bobby.
Tidak hanya sebatas perjanjian kerja sama, kontribusi Undana juga hadir dalam berbagai kegiatan KADIN NTT. Dalam beberapa kuliah umum, KADIN turut diundang sebagai narasumber, sementara dalam sejumlah acara KADIN, Undana memberikan bantuan tenaga ahli serta pembicara.
Hasil penelitian Prof Jefri dan tim peneliti Undana bahkan sudah melahirkan peluang kolaborasi bisnis yang langsung dapat diimplementasikan oleh KADIN NTT.
Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Investasi dan Maritim KADIN NTT, Yusak Benu, menegaskan pentingnya kesinambungan kerja sama ini agar dunia usaha semakin kokoh dalam menopang pembangunan ekonomi di NTT.
Sementara itu, WKU Koordinator Perekonomian KADIN NTT, Chris Samara, menilai kehadiran figur akademisi seperti Prof Jefri sangat dibutuhkan. Menurutnya, Prof Jefri memiliki kapasitas, jaringan, serta sikap rendah hati yang mampu memfasilitasi sinergi antara akademisi dan pengusaha.
“Dunia usaha tidak bisa dipisahkan dari akademisi. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam program-program ekonomi kerakyatan, terutama untuk mendukung program Gubernur NTT, Ayo Bangun NTT,” kata Chris.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa beberapa kali KADIN NTT bersama Undana menggelar rapat untuk meminta analisis akademis terkait rencana pembentukan Free Trade Zone, yang kini menjadi fokus utama organisasi.
“Kami berharap ke depan figur seperti Prof Jefri bisa memimpin Undana agar hubungan baik dunia usaha dan akademisi semakin kuat,” ujar Chris menutup pernyataannya.
(Dessy)





