Dari Krisis ke Syukur: Perumda Air Minum Kupang Rayakan 39 Tahun dengan Visi Baru

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Di tengah ingatan tentang krisis air bersih yang masih menghantui sebagian masyarakat Kabupaten Kupang, Perumda Air Minum justru merayakan hari jadinya ke-39 dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan. Kontras antara keterbatasan yang dialami warga dan optimisme perusahaan mencerminkan tantangan sekaligus harapan baru.

Bacaan Lainnya

Perayaan syukur itu digelar sederhana namun penuh makna. Dengan tema “Setetes Air untuk Seribu Generasi”, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang ingin menegaskan kembali perannya bukan sekadar sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai penjaga sumber kehidupan.

Ibadah syukuran dipimpin oleh Pdt. Wanto Menda, S.Th. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan seluruh keluarga besar Perumda untuk bercermin: apakah visi perusahaan sudah benar-benar membawa kesejahteraan masyarakat, atau justru mulai melenceng dari tujuan awal? Sebuah refleksi kritis yang memantik keheningan penuh perenungan.

Hadir dalam acara itu para dewan pengawas, mitra BUMN dan BUMD, komite, mantan direktur, kepala unit, serta karyawan. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa eksistensi Perumda tidak pernah lepas dari kerja kolektif lintas generasi dan lintas sektor.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Joni Sulaiman, tampil penuh energi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perjalanan panjang 39 tahun adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, karyawan, dan masyarakat pelanggan.

“Agenda boleh padat, tapi syukur ini wajib. Kehadiran saya bukan sekadar formalitas, melainkan wujud cinta pada perusahaan dan pada masyarakat yang kita layani,” ujarnya tegas.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki. Menurut Joni, kehadiran keduanya adalah bukti bahwa Perumda tidak berjalan sendiri. Dukungan politik, kebijakan, dan arahan pemerintah daerah menjadi energi tambahan bagi perusahaan untuk terus berinovasi.

Tantangan terbesar yang dihadapi Perumda adalah ketersediaan sumber air. Survei tiga bulan terakhir mengungkapkan bahwa banyak potensi air di Kabupaten Kupang yang belum tersentuh dan dioptimalkan. Fakta ini menjadi tamparan sekaligus peluang.

“Banyak masyarakat belum menikmati air bersih. Itulah pekerjaan rumah terbesar kami,” kata Joni.

Meski demikian, optimisme tetap menjadi kata kunci. Joni menargetkan tahun 2025 jumlah pelanggan bisa mencapai 1.000 sambungan baru. Potensi besar ada di Semau Selatan dan Semau, yang kini sudah memiliki 400 pelanggan, serta Takari, Baun, Amabi Oefeto, dan SPAM Raknamo yang mampu menopang hingga lebih dari 7.000 sambungan rumah.

“Komunikasi dengan pemerintah setempat sudah intens. Kami yakin program air bersih akan bergerak maju, ada pertambahan pelanggan yang bisa segera kita layani,” imbuhnya. Harapan itu terdengar sederhana, namun di baliknya tersimpan visi strategis tentang masa depan layanan publik.

Tidak hanya berhenti pada layanan jaringan rumah tangga, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang kini tengah mengkaji peluang bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Kajian awal menunjukkan kualitas air di beberapa titik layak untuk diolah menjadi produk komersial. Kendala utama hanyalah lahan untuk pembangunan pabrik, sebuah tantangan teknis yang menurut Joni bisa segera diatasi.

Langkah ini menandai babak baru Perumda. Dari sekadar penyedia layanan publik, perlahan mereka bersiap masuk ke industri berbasis air yang lebih modern. Transformasi ini tentu akan menuntut kesiapan SDM, tata kelola, dan strategi bisnis yang matang.

Di balik segala optimisme itu, publik tentu menunggu bukti konkret. Sebab, janji menghadirkan air bersih merata dan berkelanjutan bukanlah slogan yang bisa ditunda. Namun dengan visi besar Bupati dan Wakil Bupati, serta kerja nyata jajaran Perumda, cita-cita itu semakin terasa dekat.

Ulang tahun ke-39 ini bukan sekadar perayaan. Ia menjadi pengingat bahwa dari krisis lahir syukur, dari keterbatasan lahir tekad, dan dari setetes air bisa lahir harapan bagi seribu generasi.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *