SINGAPARNA -TASIKMALAYA, || Ketua Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT), Bapak Syahrial Koto, bersama jajaran pengurus IKMT melakukan takziah ke rumah duka almarhumah Ibu Yarnalis Binti Pulin di Sentral Singaparna pada Rabu (30/7/2025) malam. Almarhumah merupakan ibunda dari Bapak Indra Tomi, salah seorang anggota sekaligus pengurus IKMT yang berdomisili di Singaparna.
Almarhumah wafat pada hari Rabu, 30 Juli 2025 pukul 17.30 WIB di Rumah Sakit SMC Singaparna, setelah menjalani perawatan selama tiga hari karena sakit. Kepergian beliau dalam usia senja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan kerabat.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan besok pagi di pemakaman keluarga di Singaparna. Bagi dunsanak yang belum sempat hadir malam ini, diimbau untuk turut serta dalam prosesi pemakaman esok hari sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas.
Sejalan dengan pepatah Minangkabau: “Kaba elok dihimbaukan, kaba buruak dihambaukan,” maka kabar duka ini disampaikan kepada seluruh warga Minang di Tasikmalaya. Diharapkan bagi yang memiliki kesempatan, mari hadir bersama, menunjukkan kepedulian dan kekompakan sebagai dunsanak di perantauan.
Kehadiran Ketua dan pengurus IKMT menjadi simbol nyata kekompakan dan rasa peduli sesama warga Minang di tanah rantau. Dalam suasana haru, rombongan menyampaikan doa serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota.
IKMT mendoakan agar almarhumah Ibu Yarnalis Binti Pulin diterima segala amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di sisi Allah SWT dalam keadaan husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Indra Tomi dan keluarga besar, diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.
“Kami datang bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar. Inilah makna saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Ketika ada duka, kita hadir sebagai bentuk ibadah dan rasa senasib sepenggungan,” ujar Ketua IKMT, Syahrial Koto.
Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen IKMT untuk memperkuat solidaritas antaranggota, dalam suka maupun duka. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai kekeluargaan menjadi warisan luhur yang terus dirawat oleh warga Minang di Tasikmalaya.
“Kalau bukan kita yang saling peduli, siapa lagi? Mari kita jaga terus kekompakan dan rasa kekeluargaan ini. Karena kekuatan orang Minang di rantau adalah kebersamaan,” tutur salah satu pengurus IKMT yang turut hadir dalam kunjungan tersebut.
(R**)






