Lapor Bup: Revolusi Transparansi dan Responsivitas Pemerintahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir

SERGAP.CO.ID

KAB. OKI, || Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memasuki era baru pemerintahan yang lebih responsif dan transparan dengan peluncuran “Lapor Bup,” sebuah kanal pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp. Inovasi ini menandai sebuah pergeseran paradigma, dari birokrasi yang terkesan kaku menuju sistem yang lebih berorientasi pada partisipasi warga.

Bacaan Lainnya

Melalui nomor 0858 4031 9110, masyarakat OKI kini dapat menyampaikan aspirasi, pengaduan, dan pertanyaan terkait pelayanan publik secara langsung dan tanpa hambatan birokrasi.

Bupati OKI, H. Muchendi, menekankan pentingnya responsivitas pemerintah terhadap laporan masyarakat.

“Laporan masyarakat harus direspons secara cepat dan langsung, tanpa menunggu arahan berjenjang,” tegasnya.

Sistem Lapor Bup dirancang untuk memastikan setiap laporan terpantau dan ditindaklanjuti secara efektif. Lebih jauh, Bupati Muchendi menegaskan bahwa efektivitas Lapor Bup akan menjadi indikator kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat. Ini menunjukkan komitmen Pemkab OKI untuk menjadikan partisipasi warga sebagai tolok ukur keberhasilan pemerintahan.

Plt. Kepala Dinas Kominfo OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa Lapor Bup dirancang untuk menciptakan pemerintahan yang dekat dengan rakyat.

“Sistem ini bertujuan untuk memberikan akses pelaporan yang cepat dan mudah, menumbuhkan budaya pemerintahan yang responsif dan transparan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” ujarnya.

Adi Yanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antar OPD untuk memastikan keberhasilan program ini. Lapor Bup, menurutnya, bukan sekadar aplikasi, melainkan harus menjadi budaya pelayanan publik yang responsif di OKI.

Teknologi yang digunakan pun dipilih secara strategis. Pemilihan WhatsApp sebagai platform utama didasarkan pada prinsip kemudahan akses dan biaya yang efisien.

“Kita ingin aplikasi yang murah tapi efektif, yang penting mudah diakses masyarakat,” jelas Bupati Muchendi. Hal ini menunjukkan kesadaran Pemkab OKI akan pentingnya memperhatikan aspek keterjangkauan teknologi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lebih rinci, Kepala Bidang E-Government Diskominfo OKI, Muttaqin Syarif, menjelaskan fitur-fitur unggulan Lapor Bup. Masyarakat dapat dengan mudah mengisi formulir pelaporan, memantau status laporan secara real-time, dan sistem secara otomatis akan meneruskan laporan ke OPD terkait.

Yang menarik, Bupati OKI memiliki dashboard khusus untuk memantau tindak lanjut laporan dan kinerja masing-masing OPD. Sistem ini memungkinkan pengawasan yang lebih efektif dan akuntabel.

Peluncuran Lapor Bup bukan hanya sekadar implementasi teknologi informasi, melainkan representasi dari komitmen Pemkab OKI untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun hubungan yang lebih demokratis dan transparan dengan masyarakat.

Inovasi ini menunjukkan langkah maju yang signifikan dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis partisipasi dan bertanggung jawab. Keberhasilan Lapor Bup akan tergantung pada komitmen bersama seluruh pihak, dari pemerintah hingga masyarakat OKI sendiri.

(Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *