KAB. PURWAKARTA,|| Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu destinasi penting dalam rangkaian Roadshow KPK 2025: Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi. Kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah ini merupakan bagian dari upaya nasional memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di tingkat daerah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang sebelumnya telah digelar oleh KPK di berbagai provinsi, termasuk Jawa Barat. Sinergi antara KPK dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong pelayanan publik yang efektif dan bebas dari praktik korupsi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow yang diselenggarakan oleh Pemda Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Studio Radio Pro FM, Sabtu, 12 Juli 2025. Talkshow tersebut menghadirkan Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, dan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein).
Dalam suasana diskusi yang hangat dan interaktif, talkshow membahas persiapan teknis serta esensi edukatif dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada 13–14 Juli 2025. Bupati Om Zein menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Purwakarta menjadi momentum strategis memperkuat budaya antikorupsi di tengah masyarakat.
“Kita dapat belajar lebih berintegritas melalui pendekatan yang edukatif. Roadshow ini bukan hanya acara seremonial, tapi bentuk nyata komitmen kita,” tegas Om Zein.
Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menambahkan bahwa kolaborasi yang erat antara KPK dan pemerintah daerah sangat penting untuk keberhasilan program edukasi antikorupsi. “Sinergi ini akan menjadi pondasi kuat dalam membangun tata kelola yang bersih,” ujarnya.
Puncak kegiatan roadshow dimulai pada Minggu, 13 Juli 2025, di Taman Surawisesa Situ Buleud dengan pembukaan resmi dan dilanjutkan kuliah umum antikorupsi di Kampus UPI Purwakarta. Kuliah umum ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya integritas dan transparansi dalam pemerintahan.
Pada malam harinya, digelar nonton bareng (nobar) film bertema antikorupsi di Pendopo Kantor Desa Kiarapedes. Kegiatan ini dirancang untuk menyampaikan pesan moral secara ringan dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Keesokan harinya, Senin, 14 Juli 2025, kegiatan edukatif kembali dilanjutkan di Desa Kiarapedes. Fokus kegiatan kali ini menyasar kelompok masyarakat desa dan kalangan pelajar, memperkuat pendidikan antikorupsi sejak dini.
Dengan pelibatan aktif masyarakat, pemerintah, dan institusi pendidikan, Roadshow KPK 2025 di Purwakarta diharapkan dapat menciptakan dampak nyata dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan lokal. Purwakarta pun dinilai layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi.
(Dewy)






