IKAMASI Resmikan Dewan Alumni Bekasi Raya, Dorong Kontribusi Nyata Alumni untuk Pembangunan Daerah

SERGAP.CO.ID

CIKARANG PUSAT KAB. BEKASI, || Ikatan Keluarga Mahasiswa Bekasi Yogyakarta (IKAMASI) secara resmi mendeklarasikan pembentukan Dewan Alumni IKAMASI Bekasi Raya dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (21/6/2025).

Bacaan Lainnya

Deklarasi ini dirangkaikan dengan Reuni Akbar dan Ngobras Bekasi (Ngobrol Seputar Bekasi), sebagai upaya memperkuat ikatan antaranggota, membangun sinergi alumni, serta memperluas kontribusi nyata untuk kemajuan daerah asal.

Ketua Umum Dewan Alumni IKAMASI Bekasi Raya, Ahmad Faisal, menyampaikan bahwa pembentukan dewan alumni ini dilandasi oleh keresahan banyak alumni yang telah menyelesaikan studi di Yogyakarta namun mengalami kebingungan dalam berkontribusi di daerah asal, terutama dalam memasuki dunia kerja.

“Banyak adik-adik kita yang sudah lulus, tapi bingung cari kerja. Padahal Bekasi dikenal sebagai kota industri. Namun realitanya, mereka kesulitan memberi kontribusi karena belum ada akses atau wadah yang menjembatani dengan pemerintah,” ujar Faisal, yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Faisal menekankan bahwa keterlibatan alumni IKAMASI di daerah selama ini masih terbatas, tidak seperti organisasi lain seperti KAPEMASI yang memiliki jejaring kuat dengan birokrasi dan ASN. Ia berharap Dewan Alumni ini bisa menjadi ruang penghubung antara ide-ide alumni dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Alumni kita punya kapasitas dan ide-ide segar. Harapannya, Dewan Alumni ini menjadi tempat bertemunya gagasan dan realisasi, agar energi positif anak-anak muda tidak terbuang sia-sia,” tambahnya.

Turut hadir dalam deklarasi ini, Ketua IKAMASI Yogyakarta, Wahyu Nur Said, yang datang langsung untuk memberikan dukungan. Faisal, yang aktif di IKAMASI sejak 2003, juga menekankan pentingnya kesinambungan komunikasi antara mahasiswa aktif dan para alumni.

Faisal juga mengajak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan DPRD untuk membuka ruang partisipatif yang lebih luas bagi para alumni.

“Kami ingin ada fasilitasi nyata dari pemerintah daerah, agar alumni bisa dilibatkan dalam pembangunan. Jangan hanya muncul saat acara seremonial saja,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dan keberlanjutan gerakan ini.

“Jangan sampai ini hanya semangat sesaat. Harus berkelanjutan. Saya percaya, dengan dukungan para senior dan semangat adik-adik, keresahan ini bisa menjadi awal kebangkitan. Bekasi harus ambil bagian menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Abuy Hasbullah, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar reuni, melainkan momen penting memperkuat hubungan antara mahasiswa aktif dan para alumni.

“Deklarasi ini adalah momen strategis untuk memastikan adanya kesinambungan pembinaan bagi mahasiswa, terutama saat mereka lulus dan mulai memasuki dunia kerja atau pengabdian di berbagai sektor,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Jayadi (Direktur Pembangunan Wilayah Indonesia Barat, Kementerian PPN/Bappenas), Arya Dwi Nugraha (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi), serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, dan jaringan alumni.

(Dede Bustomi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *