KAB. TASIKMALAYA || Guyuran hujan deras yang terjadi beberapa minggu terakhir di Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, mengakibatkan jebolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di area pembangunan lapangan mini soccer yang saat ini baru mencapai progres 40 persen. Peristiwa ini terjadi pada pukul 15.00 Wib Petang Senin 26 Mei 2025.
Pembangunan lapangan mini soccer tersebut sebagian dibiayai dari Dana Desa (DD) dan dilaksanakan oleh tenaga ahli dari luar Desa Tanjungsari. Pelaksana proyek juga menggandeng masyarakat setempat dalam program pemberdayaan.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun tim media, sejak awal pekerjaan tersebut diduga sudah bermasalah secara teknis. Kedalaman pondasi dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi, dan penggunaan material semen pun dianggap tidak maksimal, sehingga menyebabkan lemahnya struktur TPT.
Seorang warga Desa Tanjungsari berinisial “N” mengungkapkan bahwa setelah kejadian ambruknya benteng tersebut, para pekerja justru saling menyalahkan. “Mereka saling lempar tanggung jawab,” ujarnya kepada awak media.
Menyikapi kejadian ini, masyarakat dan media meminta pihak Inspektorat serta dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan pengawasan langsung terhadap pembangunan proyek tersebut agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar di kemudian hari.
(Agus Nur Mk)






