Waspada Hoaks Program P3-TGAI, BWS NT II: Tidak Ada Sistem Pihak Ketiga

Waspada Hoaks Program P3-TGAI, BWS NT II: Tidak Ada Sistem Pihak Ketiga
Caption :PPK OP I,Soni Toelle.

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II) mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan BWS NT II terkait pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah NTT. Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya kabar keliru yang menyebut program ini dipihak ketigakan.

Bacaan Lainnya

Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan I (PPK OP I) BWS NT II, Soni Toelle, menegaskan bahwa hingga kini belum ada hasil resmi terkait kelompok tani yang lolos seleksi program P3-TGAI.

Menurutnya, semua proses masih bergantung pada aplikasi resmi yang diisi oleh masing-masing kelompok tani.

“Sejauh ini total data pendaftar P3-TGAI se-NTT belum kami dapatkan. Semua masih direkap oleh pusat,” ujar Soni saat diwawancarai media ini.

Ia mengakui adanya sejumlah petani yang mengalami kesulitan dalam pengisian aplikasi. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan tenaga teknis guna membantu para petani melakukan pendaftaran secara benar dan sesuai prosedur.

Soni menambahkan bahwa berdasarkan arahan dari pusat, proses sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya pengisian data secara digital.

Semua data yang masuk akan diverifikasi dan disesuaikan dengan alokasi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Verifikasi kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) dilakukan sesuai prosedur dan hanya yang berbadan hukum yang bisa mengikuti. Penetapan dilakukan lewat SK dari pusat, bukan dari balai,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa program P3-TGAI dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok P3A/GP3A/IP3A, tanpa tender atau kontrak dengan pihak ketiga.

Dana kegiatan pun langsung ditransfer ke rekening kelompok tani penerima manfaat.

“Tidak ada kegiatan P3-TGAI yang dipihak ketigakan. Semua dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani sendiri,” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang menawarkan jasa pengadaan barang atau pekerjaan P3-TGAI dengan mengatasnamakan BWS NT II maupun instansi terkait lainnya.

“Sebaiknya masyarakat datang langsung ke kantor balai agar bisa mendapatkan informasi resmi dan terhindar dari penipuan,” katanya.

Untuk diketahui, P3-TGAI adalah program padat karya tunai dari Kementerian PUPR yang menggunakan dana APBN. Program ini menjadi bagian dari agenda prioritas nasional dalam RPJMN 2020-2025 untuk memperkuat infrastruktur irigasi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan layanan irigasi kecil, irigasi desa, dan irigasi tersier guna menunjang produktivitas pertanian masyarakat.

“Kami berharap jangan ada lagi informasi hoaks yang meresahkan. Semua kelompok tani wajib mendaftar lewat aplikasi resmi,” tutupnya.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *