Wujudkan kebersamaan, Kanwil Kemenag NTT Gelar Halal Bihalal

Wujudkan kebersamaan, Kanwil Kemenag NTT Gelar Halal Bihalal

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Kanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Majelis Taklim Imadul Bilad & Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Provinsi NTT, menggelar Halal bihalal yang berlangsung di aula Asrama Haji Transit Kupang, Oebufu Kota Kupang, Senin (24/4/2025)

Bacaan Lainnya

Hadir dalam acara tersebut, Kakanwil Kemenag NTT, Reginaldus Saverinus Sely Serang, para pejabat eselon III, Kepala Kantor Kemenag Kota Kupang, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kupang, Kepala MAN Kota Kupang dan Kepala MTsN Kota Kupang dan jajaran.

Hadir juga Ketua FKUB Provinsi NTT, MUI Provinsi NTT, PWNU Provinsi NTT, PW Muhamadiyah Provinsi NTT, Pimpinan Ormas Islam Perempuan, Pihak Perbankan dan Pengusaha Produk Halal. Serta seluruh ASN muslim dan non muslim Kanwil Kemenag NTT.

Dengan tema, Eratkan Silaturahmi, Wujudkan Kebersamaan dalam Keberagamaan, Ustadz Dr. Ahmad Rofi’i, Lc., MA, menyampaikan tausiahnya dari Surat Al Imran ayat 133-135 .

Menurut Ustad, Inti dari ayat ini adalah ciri orang yang bertakwa adalah orang yang mau bertindak baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.

“Mewakili Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Sekretaris DWP Kanwil Kemenag NTT dan panitia, saya menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan dukungan semua pihak atas terselenggaranya acara Halal bihalal dan semua kegiatan selama Ramadhan (Buka Puasa Bersama, Berbagi Takjil Gratis dan Khataman Qur’an bersama), yang terlaksana dengan baik dan sukses” ungkapnya.

Dalam arahannya Kakanwil menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik 2025, Kantor Wilayah Kemenag NTT juga ikut berperan aktif.

32 masjid di seluruh wilayah NTT, yang masuk dalam list Masjid Ramah Pemudik Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, telah berkontribusi aktif.

“Ada informasi yang masuk bahwa dari 32 masjid yang disiapkan dalam program Masjid Ramah Pemudik, dimanfaatkan dengan baik oleh umat yang mudik di wilayah NTT,” jelasnya

(Desi*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *