KUPANG, || Wali Kota Kupang, Dr. Christian Widodo, mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang untuk bekerja dengan satu tarikan napas, bergerak bersama dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, nyaman, dan sejahtera.
Dalam 100 hari kerja pertamanya, ia menegaskan bahwa penanganan sampah dan pemberdayaan UMKM akan menjadi prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Corsgrova Serena Francis.
“Persoalan sampah adalah masalah krusial yang harus segera diselesaikan. Kita ingin menjadikan Kupang lebih bersih dan nyaman,” ujar Christian dalam konferensi pers di Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (1/3).
Menurutnya, sistem pengelolaan sampah di Kupang saat ini masih berada dalam tahap “pemula”, sehingga perlu ditingkatkan ke level “advance”. Untuk itu, Pemkot Kupang akan membangun wastehouse di enam kecamatan guna mengurangi penumpukan sampah serta meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah kota.
“Kami akan menangani sampah yang terlihat kasat mata sambil membangun sistem yang lebih baik. Tidak semua masalah bisa diselesaikan dalam waktu singkat, tetapi kami pastikan sampah di jalanan, terutama di jalan protokol, segera diatasi,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto tentang kebersihan kota. Pemkot Kupang juga berencana menggandeng komunitas dan dunia usaha untuk turut serta dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Selain soal sampah, Christian juga menyoroti pentingnya pemberdayaan UMKM. Ia menekankan bahwa ekonomi lokal harus diperkuat melalui berbagai program yang dapat mendorong pelaku usaha kecil dan menengah agar lebih berkembang.
“Kami tidak ingin hanya membenahi infrastruktur, tapi juga memperkuat ekonomi masyarakat. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kota. Kami akan siapkan kebijakan yang memudahkan perizinan, akses modal, dan pelatihan usaha,” jelasnya.
Dalam konferensi pers tersebut, hadir juga Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja, Sekda Kota Kupang, serta perwakilan Polresta dan Dandim Kupang. Mereka sepakat bahwa penanganan sampah dan pemberdayaan ekonomi harus menjadi prioritas utama pemerintahan baru.
Christian juga memaparkan hasil retreat di Akmil Magelang, di mana ia berdiskusi dengan para menteri dan pemangku kebijakan nasional. Salah satu yang dibahas adalah dukungan terhadap program makan bergizi gratis, yang menjadi program andalan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kami menyambut baik kebijakan ini dan siap mendukung implementasinya di Kota Kupang. Ini adalah langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang lebih sehat dan produktif,” katanya.
Retreat tersebut, menurutnya, juga memperkuat hubungan antara kepala daerah dan pemerintah pusat.
“Sinergi ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan di daerah. Dengan kerja sama yang erat, kita bisa membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Christian menekankan bahwa kepemimpinannya mengusung semangat gotong royong dan kolaborasi. Ia ingin seluruh elemen pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama dalam satu visi.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menciptakan Kota Kupang yang lebih baik dan sejahtera bagi semua warganya,” tutupnya.
(Dessy)






