DILI, || Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, M. Arsjad Rasjid P.M., melakukan kunjungan perdana ke Timor Leste pada Kamis (19/12).
Tiba di Bandara Internasional Nicolau Lobato, Dili, pukul 12.00 waktu setempat, ia disambut hangat dengan tarian khas Timor Leste, Likurai, bersama rombongan yang terdiri dari Ketua KADIN NTT Bobby Lianto, WKU Perbatasan KADIN Indonesia Cucu Sutara, dan Ketua Tim Percepatan Free Trade Zone (FTZ) Christoper Samara.
Di ruang VVIP bandara, Arsjad diterima langsung oleh Presiden CCI Timor Leste, Jorge Serrano, beserta jajaran. Dalam konferensi pers, Arsjad menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dan menjelaskan bahwa kunjungannya ini sejalan dengan prinsip hubungan luar negeri Indonesia, yaitu good neighbor policy, sebagaimana yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagai tetangga yang baik, kita harus saling menguntungkan dan membantu,” ujarnya.
Arsjad juga menegaskan bahwa CCI Timor Leste merupakan mitra strategis KADIN Indonesia, khususnya melalui kerja sama lintas perbatasan dengan KADIN NTT. Bobby Lianto, yang turut mendampingi, telah banyak berperan dalam mempererat hubungan ekonomi antara kedua pihak.
Selepas dari bandara, rombongan mengunjungi Timor Port atau Tibar Bay Port. Pelabuhan tersebut, yang dibangun dengan investasi ratusan juta dolar, kini menjadi salah satu pelabuhan paling modern di kawasan dan siap mendukung aktivitas ekspor-impor Timor Leste. Arsjad memuji kemajuan pelabuhan ini sebagai langkah signifikan bagi Timor Leste untuk memasuki pasar internasional.
Perjalanan dilanjutkan ke Museum Resistência, tempat yang sarat akan sejarah perjuangan rakyat Timor Leste. Dalam kunjungannya, Arsjad diberikan kehormatan berupa pengalungan kain tenun khas dan menyempatkan diri menulis pesan di buku tamu museum.
“Rakyat Timor Leste luar biasa. Sejarah membuktikan bahwa persaudaraan dan kemanusiaan melampaui semua proses kehidupan. Kasih sayang tanpa dendam. Peace, Prosperity, People, Planet, Partnership,” tulis Arsjad.
Dari museum, rombongan menuju Kantor Nasional CCI Timor Leste untuk melangsungkan pertemuan resmi. Jorge Serrano memperkenalkan anggota timnya, sementara Arsjad juga memperkenalkan delegasinya yang berjumlah 24 orang. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas sejumlah program kerja sama, termasuk keberhasilan demplot beras premium Manaboot yang didukung oleh KADIN Manggarai Barat.
Beras Manaboot, hasil kerja sama KADIN dengan Timor Leste, menjadi simbol kemitraan strategis yang sukses. Bahkan, Wakil Ketua CCI bidang Pertanian dan Peternakan, Ruih Castro, optimis bahwa program ini dapat membawa Timor Leste menuju swasembada pangan pada 2026.
Selain itu, Arsjad juga meresmikan pasar murah yang diselenggarakan CCI Timor Leste untuk membantu masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan hubungan kerja sama yang baik antara KADIN NTT dan CCI Timor Leste, saya dengan resmi membuka pasar murah ini,” ucap Arsjad.
Di akhir kunjungan, Jorge Serrano menyampaikan terima kasih atas dukungan besar dari KADIN Indonesia, khususnya KADIN NTT dan Manggarai Barat. Ia berharap kerja sama ini terus berkembang demi kesejahteraan kedua bangsa.
Kunjungan ini menjadi momen bersejarah yang mempertegas persaudaraan dan komitmen kedua negara dalam menciptakan hubungan ekonomi yang berkelanjutan.
(Dessy)






