KUPANG , || Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, bersama timnya menyambut kunjungan Direktur General Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya, Mr. Isaac Chiu, di Restoran La Moringa.Senin, (9/9/24).
Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi NTT kepada Taiwan, sekaligus membahas peluang investasi dan ekspor produk UMKM NTT ke Taiwan.
Dalam pertemuan tersebut, Bobby Lianto mempromosikan keunggulan ekonomi Povinsi NTT, termasuk berbagai produk UMKM unggulan seperti Coklat Ghaura, La Moringa, Kopi NTT, Kecap Malada, dan Madu Amfoang. Bobby berharap kerja sama ini dapat menarik investor Taiwan untuk menanamkan modal di NTT, serta membuka peluang ekspor produk-produk lokal ke Taiwan.
Mr. Isaac Chiu menyambut baik inisiatif ini dan mengungkapkan komitmennya untuk mempererat hubungan dagang antara NTT dan Taiwan. Selain itu, ia mengundang KADIN NTT untuk mengunjungi kantor TETO di Surabaya guna membahas lebih lanjut peluang kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.
Selain pembahasan ekonomi, pertemuan ini juga menyoroti kerja sama di bidang pendidikan. Yuliana Nesia Angelina, Ketua Yayasan ESCS (Excellent Spirit Christian School), mengutarakan keinginan untuk memperkuat pembelajaran bahasa Mandarin di sekolah tersebut dan menjalin kemitraan dengan Taiwan dalam bidang beasiswa. Mr. Isaac Chiu menyatakan kesiapan Taiwan untuk mendukung program pendidikan ini dan akan mengunjungi ESCS pada esok hari untuk membahas kerja sama lebih lanjut.
Kunjungan Mr. Isaac Chiu ke NTT ini juga mencakup pertemuan dengan Penjabat Gubernur dan Walikota Kupang, serta partisipasinya sebagai pembicara di Universitas Widya Mandira (UNWIRA) di Penfui. Pertemuan ini menandai langkah awal menuju hubungan bilateral yang lebih erat antara NTT dan Taiwan, dengan fokus pada pengembangan ekonomi dan pendidikan di wilayah NTT.
Pada hari berikutnya, Mr. Isaac Chiu dijadwalkan untuk mengunjungi sekolah Excelent Spirit Christian School (ESCS) di Kupang, yang terkenal dengan penerapan kurikulum internasional. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan pendidikan antara NTT dan Taiwan, terutama dalam bidang pengajaran bahasa Mandarin serta peluang beasiswa untuk siswa-siswa di NTT.
Dalam konteks ini, kerjasama pendidikan dianggap sebagai salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT, yang sejalan dengan visi pemerintah setempat untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan. Dukungan dari Taiwan melalui TETO diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan di ESCS, tetapi juga dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di NTT yang membutuhkan bantuan dalam bidang pengajaran dan beasiswa.
Pertemuan antara KADIN NTT dan TETO juga membuka peluang besar bagi para pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar mereka ke luar negeri, terutama Taiwan. Dengan berbagai produk unggulan yang telah dipromosikan, KADIN NTT berharap dapat memfasilitasi lebih banyak kerja sama ekonomi yang menguntungkan kedua belah pihak, sekaligus membuka jalan bagi NTT untuk semakin dikenal di kancah internasional.
Rangkaian pertemuan ini menunjukkan keseriusan kedua pihak dalam menjalin hubungan yang saling menguntungkan. KADIN NTT dan TETO berkomitmen untuk terus mengeksplorasi potensi kerjasama, baik dalam sektor ekonomi maupun pendidikan, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di NTT dan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Taiwan.
(Dessy)






