Peringatan HUT RI ke-79: Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC: Nusantara Baru, Indonesia Maju

Peringatan HUT RI ke-79: Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC: Nusantara Baru, Indonesia Maju

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Dalam acara jumpa pers yang berlangsung di Aula Utama El Tari, Kupang, pada Kamis pagi ini, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC, memberikan pidato penting dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Acara ini mengusung tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” dan subtema “Nusa Tenggara Timur Maju dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ayodhia G. L. Kalake menekankan bahwa tema “Nusantara Baru” lebih dari sekadar sebuah slogan. Ia menegaskan bahwa semangat baru ini merupakan cerminan dari upaya bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesetaraan guna menuju Indonesia Emas 2045. Penjabat Gubernur NTT mengungkapkan bahwa nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 harus dijadikan dasar dalam melakukan loncatan besar menuju kemajuan dan peradaban yang lebih baik.

Ayodhia menyoroti pentingnya semangat persatuan Nusantara dalam menghadapi berbagai tantangan dan meraih cita-cita pembangunan yang diimpikan oleh para pendiri bangsa. Melalui peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, beliau mengajak masyarakat untuk memperkuat kerjasama dan mengerahkan seluruh potensi guna mendukung tiga agenda transisi strategis, termasuk pelaksanaan Ibu Kota Baru serta persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Laporan ekonomi yang disampaikan menunjukkan kemajuan signifikan di NTT. Pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan kedua 2024 mencapai 4,35 persen, meskipun sedikit di bawah pertumbuhan nasional, angka ini mencerminkan kenaikan 7,35 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ini dicapai di tengah inflasi yang terjaga, dengan inflasi NTT pada Juli 2024 tercatat sebesar 0,85 persen year on year. Ini menjadikan NTT sebagai provinsi terbaik kedua di Indonesia dalam hal pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut, Penjabat Gubernur melaporkan penurunan tingkat kemiskinan di NTT dari 19,96 persen pada 2023 menjadi 19,48 persen pada Maret 2024, atau berkurang sebanyak 1,13 juta orang. Tingkat kemiskinan ekstrem juga menunjukkan penurunan signifikan menjadi 3,93 persen, turun 2,63 persen dari tahun sebelumnya. Indeks pembangunan, yang mengukur ketimpangan pendapatan, turun dari 0,32 pada 2023 menjadi 0,31 pada Maret 2024, lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 0,37 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Ayodhia G. L. Kalake mengajak seluruh masyarakat NTT untuk tetap menjaga semangat persatuan, persaudaraan, dan kerukunan sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan di masa depan. Ia menekankan pentingnya optimisme dan sikap positif dalam membangun daerah, serta fokus dalam mengatasi masalah stunting, kemiskinan, dan keterbelakangan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, juga memberikan tanggapan terhadap laporan tersebut. Menurutnya, data yang disampaikan tidak hanya berupa angka-angka statistik, tetapi juga mencerminkan kerja nyata masyarakat. Ir. Emelia berharap bahwa data ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai dampak nyata dari upaya penurunan angka kemiskinan dan mengapresiasi upaya pemerintah dalam perencanaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan HUT RI ke-79 kali ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen dalam membangun Indonesia, khususnya NTT, menuju masa depan yang lebih gemilang.

Ayodhia G. L. Kalake juga menyoroti beberapa inisiatif penting yang sedang dan akan dilakukan untuk mempercepat pencapaian visi “Nusa Tenggara Timur Maju dan Sejahtera.” Dalam pidatonya, beliau menjelaskan berbagai program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan kapasitas ekonomi lokal.

Penjabat Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya merupakan kunci utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di NTT. Beliau juga menekankan perlunya investasi dalam sektor pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tuntutan pasar kerja global. Selain itu, penguatan sektor kesehatan, termasuk penanganan stunting dan peningkatan akses layanan kesehatan, menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam konteks program pengentasan kemiskinan, Ayodhia mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengurangan kemiskinan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, beliau mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program-program pengembangan yang telah dirancang.

Selanjutnya, Ayodhia G. L. Kalake menyoroti peran penting teknologi dan inovasi dalam memajukan NTT. Beliau mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat membuka peluang baru dalam berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong adopsi teknologi dan memperkuat infrastruktur digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah.

Dalam sesi tanya jawab, Ayodhia menjawab berbagai pertanyaan wartawan mengenai langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mencapai target-target pembangunan. Beliau menegaskan bahwa komitmen dan sinergi dari semua pihak adalah kunci utama untuk mewujudkan visi pembangunan yang telah ditetapkan.

Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, mengungkapkan dukungannya terhadap semua kebijakan dan program yang disampaikan oleh Penjabat Gubernur. Menurutnya, upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengurangan kemiskinan perlu didukung oleh seluruh masyarakat. “Laporan ini adalah bukti nyata dari hasil kerja keras kita semua. Semangat kebersamaan dan kerja keras akan terus menjadi modal utama dalam mewujudkan visi pembangunan kita,” ujar Ir. Emelia.

Peringatan HUT RI ke-79 diharapkan dapat menjadi titik awal baru bagi masyarakat NTT untuk lebih bersinergi dan berkomitmen dalam membangun daerah. Dengan semangat persatuan dan optimisme, NTT diharapkan dapat melangkah lebih maju dan sejahtera, menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan penuh percaya diri dan tekad.

Acara jumpa pers diakhiri dengan doa bersama dan harapan bahwa semua upaya pembangunan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, membawa kemajuan yang signifikan bagi NTT dan Indonesia secara keseluruhan.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *