KUPANG, || Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E., M.Si., melakukan kunjungan ke Pasar Oeba pada Selasa (11/6) untuk memantau ketersediaan stok dan kestabilan harga pangan menjelang hari raya Idul Adha 1 Zulhijah 1445 Hijriyah. Dalam kunjungannya, Fahrensy didampingi oleh jajarannya dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kupang.
Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui bahwa harga beberapa komoditas pokok cenderung stabil dan stoknya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Oeba, harga ikan mengalami kenaikan namun tetap stabil dibandingkan hari-hari sebelumnya. Misalnya, ikan belang kuning yang biasanya dijual 25 ribu hingga 30 ribu rupiah per kilogram kini mencapai 50 ribu rupiah per kilogram. Ikan cakalang dijual 20 ribu rupiah per kilogram, naik dari harga normal 15 ribu rupiah per kilogram. Komoditas lainnya seperti ikan sardin, ikan tembang, ikan kembung, ikan tenggiri, dan udang oebelo juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Selain ikan, beberapa bahan pokok lainnya seperti bawang putih dan bawang merah dijual dengan harga 40 hingga 50 ribu rupiah per kilogram, naik dari harga normal 35 ribu rupiah per kilogram. Harga cabai merah dan cabai keriting tetap stabil di angka 80 ribu rupiah per kilogram, sementara cabai rawit dijual 50 ribu rupiah per kilogram. Telur ayam per rak dijual seharga 58 ribu rupiah, ayam beku dan ayam potong lokal dijual dengan kisaran 60 hingga 65 ribu rupiah per satu setengah kilogram, dan jagung pipil dipatok pada harga 8 ribu rupiah per kilogram.
Penjabat Wali Kota Kupang menyatakan bahwa secara umum harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Oeba stabil dan stoknya mencukupi menjelang Idul Adha. Ia mengakui adanya sedikit kenaikan harga pada ikan dan daging ayam potong, namun harga sayur mayur tetap stabil.
Fahrensy juga telah meminta dinas terkait untuk berkoordinasi dengan distributor dan pemasok guna menjamin ketersediaan dan kelancaran pasokan beberapa komoditas. Menurutnya, pemantauan seperti ini sangat penting agar pemerintah dapat mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang.
“Kami selalu berupaya menjalin komunikasi dengan para pemasok dan berupaya agar beberapa bahan pokok harganya bisa normal kembali,” ujar Fahrensy.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Kupang dalam memastikan warga dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan tanpa kekhawatiran mengenai ketersediaan dan harga pangan.
(Dessy)






