SABU RAIJUA, || Bakal Calon Bupati Sabu Raijua, Simon Petrus Dira Tome, semakin aktif melakukan sosialisasi di berbagai desa di wilayah Sabu Raijua. Setiap hari, Simon berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memaparkan terobosan-terobosan yang akan diimplementasikannya jika terpilih menjadi Bupati.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Simon tidak hanya mendiskusikan visi dan misinya, tetapi juga merekrut tim pemenangan yang dikenal dengan sebutan Sahabat SDT. Hingga kini, sebanyak 7000 orang telah bergabung sebagai Sahabat SDT.
“Dialog ini bertujuan untuk menyampaikan rencana kerja kita ke depan. Selain itu, kami juga merekrut tim yang dikenal sebagai Sahabat SDT. Puji Tuhan, sudah ada sekitar 7000 orang yang bergabung,” kata Simon, disambut tepuk tangan meriah dari ratusan Sahabat SDT yang hadir di Desa Tanajawa, Kecamatan Hawu Mehara, Senin (03/06/2024) malam.
Politisi Partai Golkar ini optimis jumlah anggota Sahabat SDT akan terus bertambah hingga mencapai target 20.000 orang pada bulan Juni. Selain Sahabat SDT, tim pemenangan juga terdiri dari relawan dan tim keluarga yang terbentuk dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Kami yakin jumlah Sahabat SDT akan mencapai 20.000 orang. Selain itu, ada juga relawan dan tim keluarga yang sudah terbentuk mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,” ujarnya.
Simon sangat optimis akan kemenangannya, melihat antusiasme masyarakat yang secara sukarela bergabung menjadi Sahabat SDT maupun relawan.
“Saya sangat optimis akan menang melihat antusiasme masyarakat yang bergabung secara sukarela,” tambahnya.
Ketika ditanya mengenai calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya, Simon mengatakan masih menunggu hasil survei untuk menentukan calon yang memiliki popularitas dan elektabilitas terbaik.
“Untuk calon Wakil Bupati, kami masih menunggu hasil survei. Jika sudah keluar, kami akan segera melakukan deklarasi,” jelasnya.
Terkait peluang koalisi dengan partai politik lain, Simon menyebut telah mendaftar di beberapa partai seperti Nasdem, Hanura, PAN, dan Demokrat. Saat ini, ia tengah menjalin komunikasi politik yang intens dengan partai-partai tersebut.
“Golkar sudah pasti, sekarang kami sedang membangun komunikasi politik dengan partai lain,” tutup Simon.
(Dessy)





