Melampaui Batas, Karya Inspiratif Drs. Samuel Sellan: Antara Keberanian dan Keterbatasan

Melampaui Batas, Karya Inspiratif Drs. Samuel Sellan: Antara Keberanian dan Keterbatasan
Caption : Drs. Samuel Sellan

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Usia tidak menghalangi Drs. Samuel Sellan (64) untuk terus berkarya, menjadi sosok inspiratif dengan mendirikan Yayasan Maranatha NTT dan memimpin STIKes Maranatha Kupang.

Bacaan Lainnya

Dalam wawancara, ia membagikan kisah kepeduliannya kepada masyarakat terpencil dan perjuangannya melewati keterbatasan fisik.

Drs. Samuel Sellan adalah pendiri Yayasan Maranatha NTT, dan pada Tahun 2000 dirinya Mendirikan Akademi Keperawatan (AKPER) Maranata yang kemudian pada Tahun 2003 bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Maranatha Kupang yang hingga sampai saat ini tegak lurus sebagai lembaga pendidikan tinggi kesehatan swasta di NTT, yang merupakan sekolah kesehatan pertama di NTT yang didirikan oleh anak Daerah. Selain itu kini dia juga Menjadi Seorang Penulis dan Pencipta lirik lagu. Juga mendirikan persekutuan doa bagi keluarga Maranatha.

Ia menceritakan alasan dirinya adalah ingin melayani sesama menjadi berkat lewat karya-karyanya.

” Bagi saya hidup ini untuk melayani sesama. Tuhan mengajari kita untuk bisa melayani tentu kita pun bisa berbuat sesuatu yang bermakna bagi orang lain selagi kita mampu dan diberi kesempatan” Ungkapnya.

Selan juga bercerita mengenai kondisi saat ia terjatuh sakit tahun 2011 silam dimana ia terus berjuang untuk bisa melewati proses dalam hidupnya ditambah duka oleh kematian adik dan ibunya pada tahun 2014. Dan ia mensyukuri hidupnya bisa melewati karena anugerah Tuhan.

Lika-liku ditengah merintis Sekolah Kesehatan dirinya mengalami permasalahan dalam kesehatannya hingga di rawat di Rumah Sakit, setelah pulih, dampak dari sakit yang diderita membuat sebagian Fisiknya tidak sefleksibel seperti biasanya.

Dan saat ini lah yang membawa Sellan memulai menulis lewat buku dan syair lagu ciptaanya tentang kondisi yang dialami.

Berkat dukungan dari orang-orang disekitarnya kesehatannya mulai menunjuk ke arah yang lebih baik. Kini sudah banyak menuangkan pikiran pada beberapa buku yang digarapnya. “Seperti Menalar Tanggung jawab Sekolah Tinggi Kesehatan” ada sebuah kutipan yang penuh makna saat pertama membuka cover buku ini dimana tercantum kalimat
” Jangan bercerita tentang siapa dirimu, Akan tetapi biarkan Karyamu bercerita tentang dirimu “

Dari hobby Sellan telah menciptakan 8 lagu aransemen miliknya sendiri dan bulan Februari juga akan melaunching buku Jilid 2 berjudul ” Sejarah Keluarga Sellan”.

Dirinya juga menjelaskan Wisuda STIKes Maranatha pada 20 Februari 2024 akan menjadi momen puncak prestasi lembaga yang ia dirikan. Sellan berpesan kepada generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan mengikuti jejaknya dalam meraih cita-cita.

” Saya ingin anak-anak tidak cepat bosan dalam berjuang dalam meraih cita-cita” Tutupnya.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *