SERGAP.CO.ID
CIREBON, || Figur seorang pria asli cirebon yang memiliki banyak talenta yang juga terkenal dengan tingkat kepekaan sosial yang tinggi kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Konsorsium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) tingkat nasional disamping itu beliau juga menjabat sebagai Ketua Pembina DKM Puser Bumi yang berlokasi di seputaran makam Waliyullah Sunan Gunung Djati Kota Cirebon.
Adapun nama lengkap tokoh muda berkharismatik asal kota udang Cirebon tersebut adalah Aulia Priyandana Sukandar Bin Haji Dadang Sukandar Kasidin yang lebih akrab disapa Kang Mas Dana.
Kang Mas Dana merupakan anak sulung dari Almarhum Abah Haji Dadang yang merupakan tokoh masyarakat Ciayumajakuning. Semasa hidup ayahanda Kang Mas Dana merupakan sosok panutan serta tokoh yang membawa kemajuan bagi Yayasan Pendidikan Universitas Swadaya Gunung djati Kota Cirebon yang terkenal dengan induk lembaga yang menaungi Universitas Gunung Djati Cirebon.
Ada pribahasa yang mengatakan; “Buah jatuh takkan jauh dari pohonnya”. Pribahasa ini sangat layak disematkan kepada Kang Mas Dana. Hal ini terungkap ketika beberapa awak media dan wartawan dari berbagai media melakukan kunjungan silaturrahmi ke rumah kediaman Kang Mas Dana yang berada di pusat kota Cirebon. Hal pertama yang menjadi kesan pertama adalah ketika masuk ke rumah kediaman tersebut dindingnya dipenuhi kaligrafi Al-qur’an yang begitu indah. Dan hal yang kedua adalah sambutan dari Kang Mas Dana yang sangat bersahaja dan sangat ramah kepada para awak media dan wartawan yang akan mewawancarainya.
Pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati saya ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh aktivis dan seluruh pengurus Koordinator Wilayah Provinsi dan Koordinator Daerah Kota/Kabupaten ARM dari seluruh Indonesia khususnya kepada Ketua Umum ARM juga kepada para senior Anggota dewan Pembina ARM. Yang mana saat ini saya dipercaya menjadi Ketua Dewan Pembina Kornas ARM, dan jika dilihat dari usia mungkin saya Dewan Pembina termuda namun saya pula yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina ARM untuk tingkat nasional ungkap kang mas dana.
Lebih lanjut kang mas Dana juga berpesan kepada seluruh aktivis dan keluarga besar ARM diseluruh Indonesia agar tetap konsisten dan istiqomah dalam penegakkan supremasi hukum yang humanis serta dapat menjadi lembaga yang dapat memperjuangkan hak-hak hukum bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan hukum.
Perlu di ketahui seluruh aktivis dan pengurus ARM harus mengedepankan intelektualitas, namun jika memang harus turun kejalan melakukan aksi unjukrasa lakukanlah dengan mengikuti aturan dan jangan sampai merugikan masyarakat, pungkas kang mas dana menutup pembicaraan.
( **)






