Menko Polhukm Mahfud MD: Kita Habisi Beking Sindikat TPPO Karena Musuh Semua Negara

SERGAP.CO.ID

JAKARTA || Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan musuh semua negara sehingga Pemerintah Indonesia memastikan akan memberantas pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sampai ke akar-akarnya hingga tuntas termasuk oknum pejabat yang terlibat.

Bacaan Lainnya

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD setelah menerima laporan adanya oknum pejabat pemerintah hingga oknum penegak hukum yang terlibat.

“Mulai dari sindikatnya kita habisi dulu, tidak ada yang menjadi beking. Kata Presiden ditindak semua, apa pun pangkatnya dan apa pun kedudukannya,” tegas Mahfud MD kepada wartawan, Senin kemarin (19/6/2023).

Mahfud menegaskan, pelaku TPPO adalah kejahatan luar biasa dan merupakan musuh semua negara yang harus segera ditindak tanpa tolerir.

Sementara itu, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyebut, oknum yang terlibat dalam praktik perdagangan orang beragam, mulai dari oknum polisi, oknum TNI, hingga oknum di lembaga yang ia pimpin saat ini.

“Sindikat TPPO ini dibekingi oknum-oknum yang memiliki atributif-atributif kekuasaan di negara ini. Jujur, ya ada oknum TNI terlibat, oknum Polri terlibat, oknum kementerian terlibat, dan di BP2MI, badan yang saya pimpin terlibat,” kata Benny di Jakarta Barat, Senin silam (19/6/2023).

Bagi pelaku yang sudah berhasil di tangkap jangan sampai ada APH yang mencoba-coba bermain- main dalam penindakan hukum. Tegas Kapolri Jenderal Sulistio Sigit kepada wartawan.

“Peran aktif Wartawan dalam membongkar Para Sindikat TPPO sangat di harapkan agar semua pelaku mulai dari petugas yang membujuk, merayu, dan mengangkut dan lain sebagainya dapat di berantas”. Tandas Kapolri.

“Para pelaku TPPO yang banyak di tangkap yakni dari sponsor PPPMI, dengan modus Perusahaan pelaku dapat memuluskan praktek mafianya. Dan mereka ini bekerja sama dengan oknum pejabat Pemerintah Dukcapil, Disnaker dan Imigrasi. Salah satu contohnya seperti yang terjadi di Polda Sulawesi selatan baru-baru ini”.

Kapolri menegaskan Siapa Saja yang Terlibat Akan Ditindak berdasarkan Instruksi Bapak Presiden. Tutupnya.

(Obama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *