Pemkot Cimahi Luncurkan Car Free Day 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ruang Publik Ramah Warga

SERGAP.CO.ID

KOTA CIMAHI, || Pemerintah Kota Cimahi resmi meluncurkan Car Free Day (CFD) Tahun 2026 di kawasan Alun-alun Kota Cimahi, Minggu (14/6/2026). Program yang digagas Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan CFD menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi. Selain menghadirkan ruang publik yang lebih sehat dan nyaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong budaya hidup aktif di tengah masyarakat perkotaan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa Car Free Day bukan sekadar penutupan jalan dari aktivitas kendaraan bermotor, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita menekan emisi gas buang, meningkatkan kualitas udara, dan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas kesehatan warganya. Pemerintah Kota Cimahi pun berkomitmen menjadikan CFD sebagai agenda rutin yang akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin luas.

“Kami ingin Car Free Day menjadi ruang publik yang hidup, menjadi wadah olahraga, edukasi, kreativitas, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM,” katanya.

Beragam kegiatan turut memeriahkan peluncuran CFD, mulai dari gerak jalan, senam massal, pertunjukan olahraga rekreasi, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM hingga pembagian doorprize. Tingginya partisipasi masyarakat dinilai menjadi indikator positif terhadap kebutuhan ruang interaksi yang sehat dan inklusif.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, menyebut CFD merupakan langkah strategis untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), meningkatkan aktivitas fisik, serta memperkuat kohesi sosial masyarakat perkotaan.

Dukungan juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Sri Wahyuni, menilai pemanfaatan ruang terbuka melalui CFD dapat meningkatkan partisipasi olahraga masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian.

Karena itu, Kemenpora mendorong pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) melalui berbagai kegiatan Car Free Day di daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.

(Dewi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *