SERGAP.CO.ID
KAB. KUNINGAN, || Suasana gembira dan akrab tampak meliputi ratusan pelajar SMP Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan yang mengikuti giat syukuran sekaligus perpisahan atau pelepasan. Sebelumnya, ratusan pelajar ini telah dinyatakan lulus dalam menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Rabu 21/06/2023.
Selain dihadiri siswa siswa dari kelas IX yang telah lulus, giat itu dihadiri oleh Kepala Sekolah, guru dan para wali murid. Kegiatan pelepasan itu berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Ciawigebang dan dipimpin Kepala sekolah Subagjo M.Pd Kreasi seni siswa kelas 9 Market Day siswa kelas 8 Pameran (panen karya profil pelajar pancasila) kelas 7, dan kegiatan eskul Pelepasan guru yang purnabakti (Suherni, S.Pd.)

Kepala sekolah Subagjo M.Pd menjelaskan, dalam giat ini juga ada acara sungkeman serta saling salaman. Hal ini dimaksudkan agar para pelajar tetap menjaga budaya sopan santun sebagai orang Sunda Acara syukuran ini juga memberikan pesan bahwa jalinan silaturahmi harus tetap terjaga.
“Tentu kami berharap para siswa ini bisa melanjutkan ke jenjang SMA atau SMK dan jika mungkin sampai S1, S2 atau S3. Semoga mereka jadi manusia berguna bagi orang tua, agama, masyarakat dan bangsa,ungkapnya
Kegiatan yang diikuti sebanyak 318 siswa dari beberapa kelas tersebut sebagai bukti penetapan P5 Kurikulum Merdeka.
Koordinator Pelaksana P5 SMPN 1 Ciawigebang Aris mengungkapkan, dalam panen karya kali ini merupakan mengambil tema kearifan lokal.

Panen karya tersebut berupa pameran, jadi siswa di masing-masing kelas memamerkan hasil karyanya yang dibuat selama satu semester. ” Ujarnya.
Adapun yang dipamerkan antara lain makanan tradisional, alat permainan tradisional seperti piala serta lukisan rumah adat dab lain lainnya.

Anak-anak sangat luar biasa dan hebat dengan karya-karyanya. Di sini yang dinilai tidak hanya produk namun juga prosesnya. “Jelasnya.
Untuk itu dalam panen karya juga ditampilkan foto-foto pada saat para siswa berkarya.
Di situ nampak adanya penguatan profil pelajar Pancasila dari dimensi kreatif, bergotong-royong, mandiri, kerja sama, tekun dan ulet. Bahkan persiapan dilakukan sampai 2 hari. “Tuturnya.
(Agus M)






