KOTA TASIKMALAYA, || Lebih dari 40 bibit pohon ditanam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir, Kota Tasikmalaya, dalam kegiatan penghijauan yang digelar pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kualitas ekosistem di kawasan pengelolaan sampah.
Aksi penghijauan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Jabar Bergerak Zillenial Kota Tasikmalaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, dan Perhutani Tasikmalaya.
Sinergi lintas lembaga ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Daerah (Asda) II Kota Tasikmalaya dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan relawan dari berbagai komunitas yang berpartisipasi aktif dalam proses penanaman pohon.
Pemilihan lokasi di TPA Ciangir bukan tanpa alasan, melainkan memiliki nilai simbolis yang kuat.
TPA sebagai tempat akhir pengelolaan sampah menjadi pengingat nyata akan dampak dari aktivitas manusia terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk merefleksikan tanggung jawab moral terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.
Penanaman pohon di kawasan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam memperbaiki kualitas udara dan lingkungan sekitar.
Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi masyarakat.
Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dinilai perlu terus ditumbuhkan melalui aksi nyata seperti penghijauan.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan relawan menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Upaya sederhana yang dilakukan hari ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan lingkungan di masa mendatang.
(R**)






