Ketua PCNU Berharap Tahun Ini, Transformasi Status Menuju Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya Selesai

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Pimpinan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya, KH. Ate Musodiq dan Mas Ahmad Jayalaksana, M.Pd., berkunjung ke kampus STAINU Tasikmalaya, Sabtu (3/12/2022).

Bacaan Lainnya

Kunjungannya ke STAINU Tasikmalaya, untuk mendiskusikan sejauh mana perkembangan dalam menghadapi transformasi status menuju Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya.

Sekretaris PCNU Kota Tasikmalaya, Mas Ahmad Jayalaksana berujar, pihaknya memiliki harapan besar Sekolah Tinggi yang beralamat di Jl. Argasari itu bisa bertransformasi menjadi INU Tasikmalaya.

Namun, tutur dia, yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah terkait dengan lahan yang dimiliki oleh STAINU Tasikmalaya.

“Surat Keputusan (SK) pengalihan status STAINU sudah disetujui, SK nya tinggal di bawa ke pusat ke Jakarta. ”Katanya.

Ia menerangkan, bahwa salah satu yang menjadi syarat menjadi institut harus memiliki luas lahan 8000 meter.

Berangkat dari itu, ia bersama pengurus PCNU dan internal kampus sedang berusaha memperjuangkan untuk mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan pengalihan status tersebut.

Kata dia, di Kota Tasikmalaya masih banyak aset-aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Maka, beberapa hari yang lalu, pihaknya menjalin komunikasi dengan pengurus PCNU dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

“Maka dari itu, yang kita dibutuhkan hari ini adalah aset tanah lahan. Jadi bagaimana dua Pengurus Cabang bisa punya rumah sakit dan perguruan tinggi bersama,”terang dia.

Dari komunikasi yang dibangun, ia mengaku, sudah mendapatkan sinyal positif dari PCNU Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan, ia menyebut, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto sudah menyetujui hal tersebut berikut dengan jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya dalam menggunakan aset tersebut.

“Ya Alhamdulillah, mereka setuju dan mendukung. Jadi ini tinggal menunggu sidang paripurna. ”Jelasnya.

“Kita targetkan secepatnya, semoga bisa di tahun ini. Ini juga harapan kami dan STAINU yang Insya Alloh menjadi nyata,”sambungnya.

Sementara, Wakil Ketua III STAINU Tasikmalaya Dodo Murtado, M.Pd., menjelaskan, untuk berdirinya suatu kampus memang idealnya satu komplek.

Tapi, kata dia, dengan perjuangan yang dilakukan PCNU Kota dan Kabupaten bisa disambut baik oleh Bupati Tasikmalaya dengan memberikan hibah penggunaan aset transito.

Sehingga nanti pemenuhan kebutuhan fasilitas perkuliahan itu bisa memadai dan layak untuk menunjang aktivitas mahasiswa.

“Kalaupun misalkan nanti ada pengembangan lagi bisa menggunakan kampus yang sekarang ada, baik yang di Dokar ataupun yang disini di Argasari.”Ucapnya.

(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *