Toyana Bobiet Disambut Ribuan Masyarakat Desa Karangreja Setelah Resmi Dilantik

Toyana Bobiet Disambut Ribuan Masyarakat Desa Karangreja Setelah Resmi Dilantik

SERGAP.CO.ID

CIREBON, || Sebulan lamanya setelah ditetapkan sebagai kuwu terpilih, Toyana akhirnya resmi dilantik sebagai kuwu (kepala desa) Karangreja kecamatan Suranenggala kabupaten Cirebon. Ia diangkat sumpahnya bersama 135 kuwu lainnya hasil pemilihan Kuwu serentak kabupaten Cirebon tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Bupati Cirebon, H. Imron, memimpin langsung kegiatan tersebut yang diselenggarakan di the Radiant Hotel, kecamatan Beber kabupaten Cirebon, Jum’at (31/12/2021).

Kuwu Toyana yang akrab disapa Bobiet, saat ditemui awak media di kediamannya mengatakan, ia mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah dilantik dan resmi mengemban amanah sebagai kuwu desa Karangreja pada tanggal 31 Desember 2021.

Toyana Bobiet Disambut Ribuan Masyarakat Desa Karangreja Setelah Resmi Dilantik

“Alhamdulillah semua perjalanan yang melelahkan dan berat dalam proses pemilihan kuwu ini, telah terlewati dengan baik. Berkat doa dan dukungan masyarakat, akhirnya saya mendapatkan amanat sebagai pemenang pemilihan kuwu desa Karangreja tahun 2021,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya, kepada seluruh keluarga besarnya, kepada seluruh tim pemenangannya, serta masyarakat Karangreja yang telah mendukungannya, baik secara tenaga, pemikiran maupun finansialnya, sehingga ia terpilih menjadi kuwu desa Karangreja.

“Semoga kedepan dengan dukungan dan support dari masyarakat, saya bisa mengemban amanah ini dengan baik, sesuai dengan tupoksi yang saya emban. Dan semoga masyarakat desa Karangreja bersama saya bisa membangun desa lebih baik lagi dari yang sudah-sudah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga ia menegaskan, bahwa target terdekat usai dilantik, ia akan memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga kedepan, pemerintahannya dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal untuk masyarakat khususnya masyarakat desa Karangreja.

“Saya berharap usai dinamika demokrasi politik ini, kita semua dan seluruh masyarakat dapat bersatu padu membenahi dan membangun desa Karangreja yang kita cintai ini, agar kedepannya lebih baik lagi dan lebih maju lagi. Karena insyaallah, saya atas nama pemerintah tidak akan tebang pilih dan memilah-milah dalam memberikan pelayanan. Yang artinya, ketika saya terpilih, seluruh masyarakat desa Karangreja ini adalah masyarakat saya,” pungkasnya.

(Agus S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *