SERGAP.CO.ID
KOTA TASIKMALAYA, || Hari Disabilitas Internasional (HDI) diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat Internasional untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman dalam upaya menghormati, melindungi serta memenuhi hak-hak penyandang disabilitas disemua aspek bidang kehidupan.
Walikota Kota Tasikmalaya Drs H. Muhammad Yusuf mengatakan, Begitupun di kota Tasikmalaya yang pada kesempatan ini kita berkumpul dalam memperingati hari disabilitas Internasional Tahun 2021.
“Kita ingin terus menerus meningkatkan kesetaraan kesempatan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas menjamin akses pendidikan kesetaraan, akses pekerjaan dan infrastruktur yang Asesibel bagi penyandang disabilitas. Ujarnya Walikota Tasikmalaya. Kamis (16/12/21) di Gedung Galih Pawestri.
Maka dari itu, penyandang disabilitas di Kota Tasikmalaya sendiri adalah sejumlah kurang lebih 3000 orang. Namun sejumlah 2.381 diantara perlu pelayanan kesejahteraan sosial yang merupakan sasaran yang menjadi perhatian kita semua. “Tuturnya.
Sehingga dalam upaya memenuhi hak-hak penyandang disabilitas yaitu dari sisi kesehatan, pemerintah memiliki program KIS dan Bansoskes. Dari sisi pendidikan inklusi dengan regulasi yang menaungi Perwal No 46 tahun 2014 tentang penyelenggaraan program Inklusi dan diperkuat dengan adanya tim Pokja inklusi Kota Tasikmalaya.
Akses ketenagakerjaan sesuai amanat undang-undang No 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas bahwa pemerintah wajib mempekerjakan 2℅ dari jumlah pegawai dan perusahaan swasta 1℅ penyandang disabilitas dari jumlah pengawai. Oleh karena itu dari tahun 2018 Pemkot Tasikmalaya sudah mengadakan formasi untuk penyandang disabilitas di pengadaan penerimaan CPNS.
Selain Pemkot Tasikmalaya ada banyak pihak yang juga sudah bergerak dan begitu peduli terhadap penyandang disabilitas di kota Tasikmalaya. “ Imbuhnya.
Kemensos RI melalui program Aksistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) yang saluran balai-balai kemensos yang alokasi begitu banyak untuk penyandang disabilitas di Kota Tasikmalaya berupa dukungan dari pemenuhan hidup layak dan bantuan kewirausahaan (Vokasional).
Bantuan sembako dari Kopri, bantuan dari Mitra pemerintah diantara Baznas, ACT, yang selama ini bergerak untuk membantu masyarakat banyak diantara penyandang disabilitas.
Kegiatan ini yang di inisiasi oleh Dinas Sosial, panitia yang bekerjasama dengan banyak stakeholder PSKS dan dukungan dari 23 Komunitas mobil sekota Tasikmalaya dalam mobilisasi 230 penyandang disabilitas pada layanan terapi, hari kemaren merupakan bukti nyata kepedulian terhadap penyandang distibilitas yang seperti lagu HDI yang dibawakan oleh panduan suara yakni Berbakti Dengan Hati. “Pungkasnya.
Oleh karenanya saya secara pribadi dan atas nama pemerintah Kota Tasikmalaya, mengapresiasi dan Terimakasih yang setingi-tinginya dan semoga menjadi amal ibadah di hadapan Allah SWT. ” Katanya.
(Adin)






