SERGAP.CO.ID
MUSI RAWAS, || Sungai kilan tercemar di duga limbah penampungan jual beli karet milik PT SLI/STAR RUBER Jambi/surolangun di buang sembarangan sehingga mengalir ke sungai.
Menurut informasi warga yang sering mencari ikan di sungai kilan kok sekarang rasa ikan yang di dapat tidak enak rasa nya dan berbau busuk saat di masak entah apa penyebab nya mereka bercerita sesama warga.
Setelah mendengar informasi dari warga yang engan di sebut nama nya awak media pun langsung mengecek lokasi usaha jual beli karet yang berada di desa suro kampung 7 tri bina Bali kecamatan muara beliti dan membenarkan ada nya pembuangan limbah tersebut.
Saat awak media ingin konfirmasi dengan pihak perusahaan tidak ada satu karyawan yang tinggal di sana baik bos mau pun anak buah dan posisi gudang pun tertutup rapat dan tergembok mungkin di karna kan libur.
Awak media pun langsung meluncur ke rumah Pemiliki tanah Hasim bermaksud mempertanya kan masalah limbah dan siapa pemilik gudang pengepulan jual beli karet tersebut.
Kemudian ia menjelaskan masalah limbah pihak perusahaan hanya mengali paret kecil di kebun karet milik nya dan di alir kan ke rawa-rawa jika Musim hujan rawa-rawa meluap dan mengalir ke sungai kilan.
Dan pak Hakim juga menjelas kan pihak perusahaan SLI hanya ngontrak selama 10 tahun,di bayar 2 tahun sekali sebesar Rp 10.000.000 sudah berjalan selama 6 tahun ungkap nya kepada awak media sabtu17/07/2022.
Selepas dari rumah pak Hakim awak media pun langsung meluncur ke desa suro untuk mempertanya apa kah sudah ada laporan ke kepala desa namun berhubung kepala desa tidak ada di rumah.
Lalu Suaminya kakanda Arba arafik menjelas kan sampai sekarang pihak perusahaan belum menemui kami,makin kalau dengan kepala desa yang lama kita tidak tau kalu untuk kepala desa suro yang baru belum ada ucap nya.
Hingga berita ini di terbit kan blom jelas siapa pemilik gudang tersebut yang bisa di hubungi di karna kan di depan pintu masuk tidak ada papan merek dan nama perusahan yang tercantum.






