Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH Menghadiri Undangan AKBP Dhany Aryanda S.I.K, M.Si. Mengikuti Vicon Vaksinasi Serentak Se-Indonesia

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH Menghadiri Undangan AKBP Dhany Aryanda S.I.K, M.Si. Mengikuti Vicon Vaksinasi Serentak Indonesia

SERGAP.CO.ID

KAB. KUNINGAN, || Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM. , Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP dan sejumlah undangan turut menghadiri undangan AKBP Dhany Aryanda S.I.K, M.Si. untuk ikut mengikuti Vicon Vaksinasi Serentak Indonesia dan memantau gelaran Vaksinasi anak yang di siarkan secara virtual di SDN 1 Panawuan yang beralamat di Jl. Cigintung No.45, Panawuan, Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan sebanyak satu juta dosis vaksin disuntikkan selama gelaran ini.

Dalam Vidcon tersebut Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk menyiapkan strategis khusus guna mengantisipasi lonjakan COVID-19 varian Omicron, sedikitnya ada tiga strategi yang disiapkannya.

“Salah satu yang paling prioritas adalah bagaimana melakukan akselerasi vaksinasi,” kata Sigit

Kapolri memberikan arahan kepada jajarannya di seluruh Indonesia secara langsung dan virtual saat meninjau kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di Bintan, Kepulauan Riau.

Menurut Sigit, percepatan vaksinasi harus dioptimalkan, khususnya bagi kelompok lanjut usia (Lansia), serta masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua, untuk segera melakukan vaksinasi penguat (booster) atau dosis ketiga.

“Saya kembali mengingatkan dengan meningkatnya varian Omicron tentunya yang harus dilakukan menyiapkan strategi. Melakukan vaksinasi di wilayah terjauh. Dan tentunya ini perlu adanya kerja sama, strategi khusus. Ujarnya.

Untuk strategi kedua, kata dia, adalah terus mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.

“Ingatkan masyarakat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu salah satunya yang paling utama memakai masker. “Tutur mantan Kabareskrim Polri ini.

Jenderal bintang empat itu menjelaskan, terjadinya transmisi penularan akibat abai dan tidak disiplin dalam penggunaan masker. Padahal dalam kasus varian Omicron, penggunaan masker sangat penting, mengingat tingkat penularan varian baru tersebut lebih cepat dibanding dengan varian sebelumnya, Delta.

Jika kelompok rentan seperti lansia yang memiliki komorbid dan belum divaksin, bila terpapar varian Omicron dapat menimbulkan fatalitas. “Karena itu, mari saling mengingatkan untuk tetap pakai masker.

Bila perlu pakai masker ganda utamanya di tempat yang ada aktivitas kerumunan. Ini untuk menjaga agar masyarakat semua bisa terhindar dari penularan. “Papar Sigit.

Adapun strategi ketiga, menurut Sigit adalah sinergitas dan soliditas antara pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama, bahu-membahu dalam rangka penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19.

Sigit pun berharap, seluruh pihak yang berada di lini terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19, untuk tidak lelah mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang belum mendapatkan vaksin untuk segera melakukan vaksinasi. Hal itu guna meningkatkan imunitas bagi varian COVID-19.

“Pemerintah Pusat, daerah dan seluruh stakeholder tentunya terus siapkan gerai vaksin dan strategi vaksinasi. Segera memanfaatkan gerai tersebut. Khususnya bagi yang belum vaksin, atau yang sudah waktunya booster. “Imbuh Sigit.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berterima kasih atas dukungan Kepolisian Republik Indonesia dalam percepatan vaksinasi COVID-19. Kolaborasi lintas Kementerian/lembaga dan dukungan berbagai sektor merupakan kunci dari suksesnya program vaksinasi.

Di tengah gelombang Omicron yang saat ini dialami Indonesia, kombinasi disiplin menerapkan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi sangat penting dilakukan, agar semakin cepat seluruh masyarakat Indonesia terlindungi dari COVID-19.

“Saya titip pesan kepada semua jajaran, protokol kesehatan harus tetap dijaga, vaksinasi COVID-19 dipercepat terutama untuk lansia, titip kepada teman-teman agar tetap kita jaga dan kawal para lansia kita. “Terangnya Menkes.

Usai mengikuti Vidcon Bupati memantau jalan nya vaksinasi di lokasi dan mengatakan kepada awak media bahwa alhamdulilah vaksinasi di panawuan ini bisa terlaksana dengan tertib dan baik.

“Alhamdulilah bersamaan dengan hari pertama penugasan pak Kapolres AKBP Dhany Aryanda S.I.K, M.Si. di Kuningan ini, sangat luar biasa sekali dan menjadi awal yang baik, semangat yang baik dan ini akan kita akan lanjutkan dengan agenda berikutnya insya allah hari minggu kita akan melaksanakan pemantauan, tracking, sampai tracing berupa vaksinasi di titik-titik wisata. “Jelas Bupati.

Selain itu, Bupati mengucapkan Terima kasih yang tak terhingga atas kerja keras dan pengorbanan yang luar biasa untuk semua tenaga kesehatan.

Bupati juga berdoa semoga Allah SWT membalas kebaikan serta tetap memberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran kepada semua tenaga kesehatan dalam mengemban misi mulia ini.

“Kita juga bisa berperan dalam menghentikan penyebaran Covid-19. Disiplin menjalankan prokes. Kenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, kurangi mobilitas dan makan minum yang bergizi serta sehat. “Tutupnya.

(Agus/Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *