SERGAP.CO.ID
KAB. PESSEL, || Setiap warga negara berhak mengetahui setiap anggaran dan pembangunan yang dipergunakan di nagari. Bukan disalahgunakan atau dikorupsi.
Seperti hal yang terjadi di Pemerintahan Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Diduga penggunaan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021, di Duga di tilep oknum Walinagari. Serta pengangkatan salah satu Wali Kampung setempat apakah sesuai aturan yang berlaku. Tentunya ini jadi pertanyaan besar oleh masyarakat.
Saat tim sergap.co.id, mendapatkan informasi dari masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya, meminta dan sangat perlu terkait penggunaan anggaran nagari setempat di pertanyakan.
“Ya, kami sangat khawatir sekali, sampai saat ini dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum juga cair, padahal uang nya sudah ada, dan terakhir dana BLT tersebut terakhir kami terima sekitar bulan juli 2021,” ungkapnya, Minggu, (12/12).
Selain itu, lanjutnya, kami atas masyarakat, juga mempertanyakan dana untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tahun anggaran 2021, juga tidak direlesasikan untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Kami hanya melihat satu rumah yang bedah, padahal uang tersebut telah keluar, dan sudah ada di nagari,” jelasnya.
Terpisah, saat media ini menghubungi salah satu tenaga kesehatan yang juga enggan disebutkan namanya, menyebutkan, kami juga mempertanyakan terkait perlengkapan kesehatan bencana, pelayanan, dan tanggap darurat bencana, padahal sekarang masih pandemi covid 19.
“Ya, setahu kami, disini nagari Nanggalo juga tidak ada (Rumah Isolasi) yang disediakan oleh Pemerintah Nagari, kok bisa gitu ya,” ungkapnya.
Sementara, Walinagari Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Dodi Flasgo Natano saat dikonfir oleh media ini, sepertinya saat ditanya terkait hal tersebut, dan ditanya terkait permintaan pembayaran Pemerintah Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan tahun anggaran 2021, tidak diresponnya.
Namun, walinagari tersebut meminta wartawan untuk datang kekantor untuk bersilahturahmi. “Kita jumpa di kantor saja pak, sekaligus bersilaturahmi, kata walinagari.
(WH)






