BULELENG, || Kodam IX/Udayana resmi melantik 1.407 prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Candradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Jumat (22/5/2026).
Upacara penutupan pendidikan dipimpin langsung Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi dan berlangsung khidmat sebagai penanda berakhirnya proses pendidikan dasar keprajuritan bagi para siswa yang telah menjalani pembentukan fisik, mental dan disiplin militer.
Sekitar 1.500 peserta dan tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut. Prosesi militer berlangsung tertib melalui rangkaian pemeriksaan pasukan, pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan, penanggalan tanda siswa, pemasangan pangkat Prajurit Dua hingga pengambilan sumpah prajurit.
Momentum tersebut menjadi simbol transformasi para siswa dari warga sipil menjadi prajurit TNI AD yang siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan Kasdam IX/Udayana, ditegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari disiplin, loyalitas, kerja keras dan semangat juang selama mengikuti pendidikan militer.
Kasad juga mengingatkan para prajurit muda agar memegang teguh nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman moral dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Momentum pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang masih panjang. Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI Angkatan Darat,” demikian amanat Kasad.
Selain menekankan profesionalisme prajurit, Kasad juga menyoroti pentingnya peran tamtama muda dalam mendukung penguatan Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai strategi menghadapi tantangan multidimensional bangsa, mulai dari ketahanan wilayah, stabilitas sosial hingga dukungan pembangunan di daerah.
Para prajurit muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan tempur, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Di sisi lain, pengamat militer menilai penambahan ribuan personel baru menjadi langkah penting bagi TNI AD dalam memperkuat kebutuhan organisasi dan regenerasi prajurit. Namun tantangan ke depan dinilai tidak ringan, mengingat prajurit muda dituntut adaptif menghadapi dinamika keamanan modern, perkembangan teknologi hingga tuntutan profesionalisme institusi militer.
Pengamat juga menilai pembentukan karakter dan pengawasan internal tetap menjadi faktor penting agar prajurit muda mampu menjaga disiplin serta menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama institusi.
Upacara penutupan turut dihadiri Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng serta perwakilan instansi BUMN dan BUMD.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada prajurit berprestasi. Prada Muhammad Aldino meraih Nilai Tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus Nilai Tertinggi Pengetahuan dan Keterampilan, Prada Aril Efendi meraih Nilai Tertinggi Sikap dan Perilaku, sementara Prada Oswald Juventus Kaenube meraih Nilai Tertinggi Jasmani Militer.
Para prajurit muda juga menampilkan demonstrasi keterampilan militer, mulai dari bela diri militer, ketangkasan halang rintang hingga atraksi Separko yang menunjukkan kemampuan fisik, disiplin dan kekompakan prajurit.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan keberhasilan para mantan siswa menyelesaikan pendidikan menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI AD yang profesional dan memiliki semangat pengabdian tinggi.
“Para prajurit muda ini telah melewati proses pembentukan yang tidak mudah. Mereka ditempa untuk memiliki disiplin, mentalitas tangguh, jiwa korsa dan kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan,” ujarnya.
Kodam IX/Udayana berharap para lulusan Dikmata mampu menjadi prajurit profesional, dicintai rakyat dan siap menjalankan tugas pengabdian demi kepentingan bangsa dan negara.






