Babinsa dan Petani Praingkareha Pantau Tanaman Padi Sejak Dini

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, ||  Babinsa Koramil 04/Tabundung, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ejiman, turun langsung mendampingi petani memeriksa kondisi tanaman padi di Desa Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi serangan hama sejak dini dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Ejiman bersama petani memantau tanaman padi yang baru ditanam guna mengetahui kemungkinan munculnya gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan. Pemeriksaan awal diharapkan membantu petani mengenali gejala kerusakan lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman.

Pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam mendukung aktivitas pertanian di wilayah binaan. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani juga diharapkan memperkuat komunikasi dan mendorong kepedulian terhadap pemeliharaan tanaman secara berkala.

Bagi petani, kesehatan tanaman pada fase awal pertumbuhan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha tani. Karena itu, pemantauan rutin diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan dan menjaga potensi hasil panen.

Namun, pemeriksaan visual saja belum selalu cukup untuk memastikan jenis hama maupun menentukan penanganan yang tepat. Jika ditemukan gejala serangan, petani perlu berkoordinasi dengan penyuluh pertanian atau petugas terkait agar tindakan pengendalian sesuai dengan jenis hama dan kondisi tanaman.

Pendekatan tersebut penting untuk menghindari penggunaan pestisida yang tidak tepat serta menjaga keseimbangan lingkungan pertanian. Dengan demikian, pendampingan di lapangan perlu berjalan seiring dengan penerapan teknik budidaya yang baik dan dukungan tenaga teknis pertanian.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 04/Tabundung turut mendukung upaya menjaga keberlangsungan produksi pangan di Desa Praingkareha. Sinergi antara Babinsa, petani, dan penyuluh pertanian diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan tanaman serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumba Timur.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *