KAB. SUMBA TIMUR, || Kehadiran TNI-Polri dalam kegiatan keagamaan di wilayah Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi sekaligus menjaga suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Hal tersebut terlihat saat Babinsa Koramil 04/Tabundung jajaran Kodim 1601/Sumba Timur, Kopka Yupiter B., bersama Kapolsek Tabundung menghadiri acara pentahbisan Pendeta ke-2 di Jemaat Tarimbang, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Gedung Ibadah GKS Jemaat Tarimbang, Kecamatan Tabundung, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta perwakilan jemaat dari sejumlah wilayah.
Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan dan komunikasi dengan tokoh agama serta masyarakat.
Acara pentahbisan dihadiri Asisten I Kabupaten Sumba Timur, BPMS Sinode, BPMK Klasis se-Sumba, BPMJ dari masing-masing jemaat, Camat Tabundung, Kapolsek Tabundung, Babinsa, para perwakilan atau perutusan jemaat, kepala desa se-Kecamatan Tabundung, para vikaris se-Klasis Tabundung, serta jemaat dan masyarakat GKS Jemaat Tarimbang.
Turut hadir tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda se-Kecamatan Tabundung, RT/RW, Kasatgas Linmas beserta anggota.
Di tengah keberagaman unsur yang hadir, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga hubungan baik antarelemen masyarakat. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai penting dalam menciptakan suasana kehidupan sosial yang harmonis.
Babinsa Kopka Yupiter B. mengatakan kehadiran aparat di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, aparat dapat mengetahui perkembangan situasi sekaligus membangun koordinasi dengan berbagai komponen masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Kapolsek bersama jajaran juga menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman sehingga masyarakat dapat mengikuti rangkaian acara keagamaan dengan nyaman.
Kegiatan keagamaan seperti pentahbisan pendeta bukan hanya memiliki makna spiritual bagi jemaat, tetapi juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dari berbagai unsur. Karena itu, suasana aman dan tertib menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
TNI-Polri juga mendorong agar komunikasi dengan tokoh agama terus dipelihara. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi modal sosial dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat toleransi serta kerukunan di wilayah Kecamatan Tabundung.
Kehadiran Babinsa dan Kapolsek dalam pentahbisan Pendeta ke-2 Jemaat Tarimbang akhirnya bukan sekadar menghadiri agenda keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin dekat antara aparat, tokoh agama dan masyarakat.
Dengan komunikasi yang terjaga dan semangat kebersamaan yang terus diperkuat, diharapkan situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di Kecamatan Tabundung tetap kondusif serta mampu mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.
(Sumber : Pendim 1601 ST/Ms)






