Jakarta Selatan, Sergap.co.id – Al Irsyad Keputerian Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Muslimah muda melalui kegiatan Talk Show dan Sharing Session yang digelar di HLG Creative, Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan Al Irsyad Keputerian Jakarta Selatan yang secara khusus dirancang sebagai ruang pembinaan, penguatan karakter, sekaligus pengembangan potensi Muslimah muda.
Mengusung suasana yang inspiratif, hangat, dan penuh semangat, kegiatan ini diikuti sekitar 45 peserta, yang mayoritas merupakan kalangan remaja dan generasi Z di Jakarta.
Selain peserta, acara tersebut turut dihadiri Ketua serta jajaran pengurus wilayah dan cabang Wanita Al Irsyad se-Jakarta. Kehadiran para pengurus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan generasi muda, khususnya Muslimah, agar mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Dua pemateri dihadirkan untuk memberikan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi, yakni Farah Nagib, seorang pengusaha sekaligus wanita karier, serta dr. Uf Bagazi, Sp.OG, yang memberikan wawasan dari perspektif kesehatan dan kehidupan perempuan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara satu arah, tetapi juga diajak untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan membangun komunikasi yang lebih terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Muslimah muda dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini bertujuan memperkuat keimanan, membangun karakter, mengembangkan keterampilan, serta mempererat ukhuwah di antara para peserta. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi Muslimah yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik maupun profesional, tetapi juga mempunyai landasan moral dan spiritual yang kuat.
Perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu pesat menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi generasi Z. Di tengah derasnya arus informasi, perubahan gaya hidup, serta tuntutan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, Muslimah muda dituntut memiliki kemampuan untuk memilah informasi sekaligus menjaga jati diri.
Karena itu, forum seperti Talk Show dan Sharing Session dinilai menjadi ruang strategis untuk memberikan pembekalan kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan dekat dengan kehidupan mereka.
Kehadiran Farah Nagib sebagai pengusaha dan wanita karier memberikan inspirasi kepada peserta mengenai pentingnya kemandirian, keberanian mengembangkan potensi diri, serta kemampuan menyeimbangkan kehidupan pribadi, pendidikan maupun karier dengan nilai-nilai yang diyakini.
Sementara itu, dr. Uf Bagazi, Sp.OG memberikan perspektif yang berkaitan dengan perempuan, termasuk pentingnya memahami diri, menjaga kesehatan, serta memiliki kesadaran terhadap berbagai aspek kehidupan yang berkaitan dengan masa depan Muslimah muda.
Interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung dalam suasana yang cair. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan maupun berbagi pengalaman sehingga diskusi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menyentuh realitas yang dihadapi generasi muda.
Ketua dan jajaran pengurus Wanita Al Irsyad se-Jakarta yang hadir juga diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam menjalankan program-program pembinaan perempuan dan generasi muda secara berkelanjutan.
Melalui agenda tahunan tersebut, Al Irsyad Keputerian Jakarta Selatan ingin memastikan bahwa pembinaan Muslimah muda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi proses berkelanjutan dalam membangun generasi perempuan yang beriman, berkarakter, mandiri, memiliki keterampilan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah. Para peserta diharapkan dapat membawa pulang tidak hanya pengetahuan dan inspirasi, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan diri dan menjadi Muslimah muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.***
(Red)






