JAKARTA, || Relawan Golongan Karya Nasional (RGKN) menyatakan kesiapan bersinergi dengan Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) yang dibina Hashim Djojohadikusumo. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal pelaksanaan berbagai program pembangunan pemerintah.
Ketua Umum RGKN, Mas Didit Sandra, mengatakan pihaknya menyambut langkah konsolidasi berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui FORMAS. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sipil diperlukan agar aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembangunan nasional.
“Kami melihat komitmen Bapak Hashim Djojohadikusumo dalam menyatukan berbagai elemen bangsa melalui FORMAS adalah sebuah langkah konkret yang sangat strategis. Relawan Golongan Karya Nasional RGKN siap berdiri bersama FORMAS untuk mengawal dan menyukseskan program-program prioritas pemerintah,” ujar Didit dalam keterangannya di Jakarta.
FORMAS sendiri selama ini menjadi wadah berhimpunnya berbagai organisasi masyarakat. Pada Agustus 2026, sebanyak 20 ormas baru dikukuhkan bergabung dengan FORMAS sehingga jumlah organisasi yang tergabung mencapai 103. Dalam keterangannya saat itu, pihak FORMAS menyebut konsolidasi tersebut sebagai upaya memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendukung sekaligus mengawal program pemerintah.
Bagi RGKN, kolaborasi antarelemen masyarakat perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain ketahanan pangan, energi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan sosial, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Didit mengatakan RGKN juga mendorong kader, simpatisan, dan jejaring organisasi di berbagai daerah untuk mengambil bagian dalam ruang-ruang kolaborasi yang tersedia. Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami mengajak seluruh kader, simpatisan, dan organisasi masyarakat di seluruh Indonesia untuk ikut mengambil bagian dalam kolaborasi yang dibangun FORMAS. Prinsip gotong royong harus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pernyataan RGKN tersebut sejalan dengan perkembangan FORMAS yang terus memperluas keterlibatan organisasi masyarakat. Sebelumnya, FORMAS juga menyatakan pelibatan anggotanya dalam sejumlah program sosial, termasuk bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
RGKN menyatakan langkah berikutnya adalah melakukan koordinasi dengan pengurus FORMAS untuk membahas bentuk kerja sama dan agenda kegiatan yang dapat dijalankan bersama. Fokusnya, menurut RGKN, adalah memperkuat kontribusi masyarakat dalam pembangunan serta membuka ruang penyampaian aspirasi dari berbagai kelompok.
Sebagai wadah perjuangan pelaku UMKM independen sekaligus jembatan aspirasi masyarakat, RGKN menyatakan komitmennya untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan. Organisasi tersebut menempatkan UMKM sebagai salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“RGKN akan terus mendorong penguatan UMKM rakyat sebagai ujung tombak perekonomian masyarakat. Kami siap berkoordinasi dan bersinergi dalam agenda yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Didit Sandra.
Dengan kesiapan tersebut, RGKN berharap kolaborasi bersama FORMAS dapat berkembang menjadi kerja konkret di berbagai daerah, khususnya dalam menyerap aspirasi masyarakat, memperkuat pemberdayaan ekonomi, dan mendukung pelaksanaan program pembangunan nasional.
(Adi/Net)






