KAB. SUMBA TIMUR, || Anggota Kodim 1601/Sumba Timur bersama masyarakat melaksanakan pengecoran penahan sling angkur belakang Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat konstruksi jembatan sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan akses tersebut setiap hari.
Pengecoran dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan warga sekitar. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung pemeliharaan infrastruktur yang memiliki peran penting terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah setempat.
Dengan penuh semangat kebersamaan, anggota Kodim 1601/Sumba Timur bersama warga bahu-membahu menyelesaikan proses pengecoran penahan sling angkur yang merupakan salah satu bagian penting dalam menjaga kekuatan konstruksi jembatan.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga mencerminkan masih kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat. Keterlibatan warga dalam pemeliharaan fasilitas umum dinilai menjadi faktor penting untuk menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan infrastruktur yang telah dibangun.
Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kerja sama seperti ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam berbagai program pembangunan di lingkungan masing-masing.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda sendiri memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu sarana penunjang aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Oleh karena itu, upaya pemeliharaan dan penguatan konstruksi menjadi langkah penting guna meminimalkan risiko kerusakan yang dapat mengganggu akses masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, diharapkan Jembatan Perintis Garuda semakin kokoh dan dapat memberikan rasa aman bagi para pengguna. Semangat kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan serta menjaga fasilitas publik demi kepentingan bersama.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme hingga seluruh rangkaian pekerjaan yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
(Ms)






