Pemkab Pessel Terima Kucuran Alkes dan Dana APBN 2026 Puluhan Miliar, Ini Harapan Hendrajoni 

SERGAP.CO.ID

KAB. PESSEL, || Sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) dipastikan bakal mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkab Pessel berhasil mendapatkan kucuran bantuan dana segar serta fasilitas Alat Kesehatan (Alkes) senilai puluhan miliar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun, bantuan tersebut dialokasikan secara spesifik untuk pembangunan fisik infrastruktur kesehatan serta pengadaan berbagai jenis alkes modern di sejumlah Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Rincian alokasi anggaran infrastruktur kesehatan tersebut meliputi: Labkesmas Ili Sago: Rp20 Miliar, Puskesmas Tapan: Rp4 Miliar. Puskesmas Air Pura: Rp10 Miliar. Puskesmas Air Haji: Rp4 Miliar

Puskesmas Sukantih: Rp3,5 Miliar

Selain kucuran dana pembangunan fisik senilai total Rp41,5 miliar tersebut, Kementerian Kesehatan juga menyalurkan paket bantuan Alkes modern yang didistribusikan langsung ke fasilitas kesehatan tingkat tapak, di antaranya: kursi Gigi (Dental Chair) sebanyak 6 buah: Dialokasikan untuk Puskesmas Tapan, Inderapura, Air Haji, Koto Baru, Salido, dan Pasar Baru Bayang.

Alat Infan T-Piece: Didistribusikan untuk seluruh Puskesmas di Kabupaten Pesisir Selatan. Rotator Plate: Dialokasikan untuk 15 Puskesmas. Laringoskopi (Laring Scopy): Dialokasikan untuk 13 Puskesmas.

Tidak hanya itu, pusat juga mengonfirmasi bahwa masih banyak daftar alkes pendukung lainnya dari Kemenkes RI yang saat ini sedang dalam proses pendataan (on progress) untuk segera dikirimkan ke Pesisir Selatan.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah berjuluk Sejuta Pesonaini.

“Alhamdulillah, kucuran bantuan APBN 2026 ini adalah buah dari kerja keras dan komunikasi intensif kita bersama pemerintah pusat. Dana puluhan miliar untuk bangunan fisik seperti Labkesmas Ili Sago dan beberapa Puskesmas strategis, ditambah dengan alkes modern seperti kursi gigi hingga laringoskopi, adalah jawaban nyata atas kebutuhan dasar masyarakat kita di bidang kesehatan,” kata Hendrajoni, Senin (25/5/2026).

Bupati Hendrajoni menegaskan, pemerataan fasilitas kesehatan dari utara hingga selatan Pesisir Selatan menjadi salah satu fokus utama dalam masa pemerintahannya. Ia meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan para kepala Puskesmas penerima manfaat untuk mengawal proses pemanfaatan bantuan ini secara transparan dan akuntabel.

“Saya instruksikan kepada seluruh kepala Puskesmas dan tenaga medis, jaga dan rawat alkes baru ini dengan baik. Jangan sampai ada alat canggih yang telantar atau tidak dioperasikan. Manfaatkan secara maksimal untuk melayani masyarakat, sehingga warga kita tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah karena fasilitas di Puskesmas kita sudah semakin lengkap,” tegas Bupati.

 

Lebih lanjut, Hendrajoni juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenkes RI karena masih ada gelombang bantuan alkes lanjutan yang sedang didata.

“Ini baru tahap awal. Masih banyak alkes lain dari Kemenkes yang saat ini sedang dalam proses pendataan untuk dikirim ke daerah kita. Komitmen kita jelas, fasilitas kesehatan di Pesisir Selatan harus naik kelas demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

(WH).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *