SUMBA TIMUR, || Dalam rangka memperingati Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana, Kodim 1601/Sumba Timur menggelar ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Umbu Ndawa Kareuk, Jalan Adam Malik, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1601/Sumba Timur, Letkol Inf Dobby Noviyanto, S.S., S.E., dan diikuti Kasdim 1601/Sumba Timur Mayor Inf Sambudi, para Perwira Staf Kodim meliputi Pasi Intel, Pasi Ops, Pasi Pers, serta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Dim 1601 bersama anggota.
Ziarah rombongan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Kodam IX/Udayana yang setiap tahunnya dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga di tugu TMP, doa bersama, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Suasana khidmat tampak menyelimuti jalannya kegiatan yang diikuti seluruh peserta dengan penuh penghormatan.
Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Inf Dobby Noviyanto mengatakan kegiatan ziarah bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi prajurit TNI untuk mengenang nilai perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
Menurutnya, semangat patriotisme dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan harus terus dijaga serta diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kembali semangat juang, loyalitas, dan nasionalisme kepada seluruh prajurit agar tetap menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Selain menjadi bentuk penghormatan kepada pahlawan, kegiatan ziarah juga dinilai penting untuk memperkuat ikatan emosional dan jiwa korsa di lingkungan prajurit Kodim 1601/Sumba Timur.
Di sisi lain, pengamat sosial di Waingapu menilai kegiatan ziarah makam pahlawan memiliki makna strategis di tengah tantangan kehidupan modern yang mulai mengikis nilai sejarah dan nasionalisme generasi muda. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa diperoleh melalui perjuangan panjang dan pengorbanan besar.
Meski demikian, sejumlah kalangan berharap peringatan Hari Bhakti Kodam tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga diiringi aksi nyata yang menyentuh masyarakat, seperti kegiatan sosial, bakti kesehatan, hingga pemberdayaan warga di wilayah binaan.
Kodim 1601/Sumba Timur sendiri menegaskan bahwa semangat Hari Bhakti Kodam IX/Udayana akan terus diwujudkan melalui pengabdian di tengah masyarakat, termasuk menjaga stabilitas wilayah dan membantu mengatasi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Momentum peringatan Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk terus melanjutkan nilai perjuangan para pahlawan melalui dedikasi, disiplin, dan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(Ms)






