Diduga SPPG Nyi Arum Sari Memberikan Menu MBG Tidak Sesuai Ketentuan

SERGAP.CO.ID

KABUPATEN CIREBON || Akhir-akhir ini menu program makan bergizi gratis (MBG) banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Komposisi menu yang disajikan, dinilai jauh dari standar pemenuhan gizi harian anak-anak.

Bacaan Lainnya

Gelombang protes bermunculan di berbagai daerah. Keluhan datang dari para orang tua penerima manfaat.

Sorotan terbaru yakni di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nyi Arum Sari id SPPG BQKKQWZW yang beralamat blok Tegal Pondo Desa Kecomberan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, Menu MBG Diduga tidak layak dan dari gizinya juga masih dipertanyakan.

Saat awak media menyambangi Kantor Kepala Desa Kecomberan dan sedang ngobrol dengan kasi ekbang,tiba-tiba ibu kader dan kasi pemerintahan memanggil awak media guna melihat adanya isi menu tersebut yang tidak layah hanya satu buah pisan,dua butir telur puyu,bubur dan setengah tahu basah,sehingga dari kader-kader mempertanyakan dan suruh mengambil foto dan vidio guna pembuktian bahwasanya menu makan bergizi gratis (mbg) ini tidak layak, Rabu (06/05/2026).

Saat awak media konfirmasi dan klarifikasi kepada kepala SPPG sebut saja (sastra) mengatakan, kalau dari SOP dan menu hari ini seperti itu, karna harga yang dibutuhkan oleh penerima manfaat hanya delapan ribu rupiah (8.000) dan kami akan rapat di kecamatan talun mangga kalau itu ke kecamatan aja.” Paparnya dengan nada keras.

Saat rapat di kecamatan Talun semua Kepala Desa marah kepada kepala SPPG yang berada di Kecamatan Talun karena kwalitas dari MBG ini ada yang layak dan ada yang tidak layak.

Seluruh Kepala Desa Sekecamatan Talun sangat menyayangkan sekali kepada SPPG yang bermain main di menu tersebut.

Di saat rapat pun kepala SPPG dan para kuwu ada sedikit argumen secara legalitas dan aturan.

Sering terjadi SPPG yang berada di kecamatan talun ini denga menu yang sangat minim dan secara legalitas dan atura diduga tidak sesuai menu yang diharapkan oleh pemerintah pusat baik Presiden Republik Indonesia.

Kejadian yang sangat tak lajim terjadi,saat awak media di ajak ke kantor SPPG nyi arum sari 12.00 datang pak RW dan Pak Mandor sedang berdiskusi tentang menu SPPG tersebut,dari luar datang seorang preman berbadan besar yang ngakunya tidak takut sama siapa-siapa dan nyaris memukul salah satu wartawan yang sedang berdiskusi meluruskan menu tersebut.

Dan kini anggota wartawan yang di sapa akrab otong akan melaporkan kejadian ini kepada aparat penegak hukum tentang kejadian peristiwa ancaman pemukulan terhadap wartawan dan dugaan tindakan tidak menyenangkan terhadap awak media yang sedang meliput adanya dugaan menu yang tidak sesuai regulasi,dan oknum pegawai SPPG tersebut.

(Ags)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *