Perkuat Toleransi, DPRD Tasikmalaya Bagikan Sembako untuk Marbot dan Petugas Gereja

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, menyalurkan 120 paket sembako kepada marbot dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) serta office boy dan petugas keamanan gereja di Kecamatan Tawang, Kamis (5/3/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan sosial tersebut digelar di Aula Kelurahan Empangsari dan menjadi bentuk kepedulian terhadap para petugas rumah ibadah sekaligus upaya memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di Kota Tasikmalaya.

Kepler Sianturi mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kesejahteraan marbot yang dinilai masih kurang mendapatkan perhatian.

Menurutnya, marbot memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keberlangsungan aktivitas di masjid, namun sering kali bekerja dengan keterbatasan fasilitas maupun dukungan kesejahteraan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan para marbot serta para petugas rumah ibadah lainnya,” kata Kepler dalam kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kepler juga menegaskan bahwa program penyaluran bantuan sembako tersebut akan diupayakan menjadi agenda rutin setiap tahun, khususnya pada momentum Ramadan.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang selama ini berperan menjaga rumah ibadah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Empangsari, Herdy Mulyana, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai perhatian kepada marbot memang masih sangat dibutuhkan.

Ia mengatakan selama ini banyak marbot yang menjalankan tugasnya secara mandiri dengan keterbatasan dukungan, sehingga bantuan seperti ini sangat berarti.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Tasikmalaya, Munanda Benhard Marpaung, yang menilai kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Munanda menambahkan saat ini terdapat 17 gereja di Kota Tasikmalaya, dengan delapan di antaranya berada di Kecamatan Tawang, dan berharap kegiatan sosial lintas agama seperti ini dapat terus berlanjut sebagai contoh dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

(Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *