BWS NT II dan Perumda Kota Kupang Siapkan Dua Sumur Bor Perkuat Layanan Air Bersih

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Upaya peningkatan pelayanan air bersih di Kota Kupang kembali menunjukkan kemajuan. Perumda Air Minum Kota Kupang (PDAM) memperoleh dukungan berupa komitmen pembangunan dua sumur bor dari Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II).

Bacaan Lainnya

Kabar menggembirakan ini diterima kurang dari sebulan setelah Isidorus Lilijawa menjabat sebagai Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, sebuah pencapaian yang dinilai menjadi langkah awal penting dalam penguatan layanan air kepada masyarakat.

Kesepakatan tersebut dibahas pada Jumat (1/12) sekitar pukul 09.00 WITA, saat Isidorus bersama tim PDAM yang terdiri dari Kabag Teknik, Kabag Administrasi dan Keuangan, serta Kepala SPI, melakukan audiensi dengan Kepala BWS NT II, Parlinggoman Simanungkalit, ST., M.PSDA.

Pertemuan digelar di kantor BWS NT II dan berlangsung hangat serta penuh semangat kolaborasi. Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan kerja sama strategis untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

Isidorus menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sekaligus untuk menyampaikan agenda terkait pengelolaan air minum, termasuk perizinan sumber air permukaan Oeba yang sedang diproses. “Kami datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan agenda mengenai pengelolaan air minum,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, PDAM juga menyampaikan harapan agar program BWS NT II, seperti P2AT (Program Pengembangan Air Tanah), memberikan manfaat riil bagi warga yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Kepala BWS NT II Parlinggoman Simanungkalit menyambut baik langkah PDAM dan langsung menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan pelayanan air minum. Ia menilai kolaborasi adalah kunci efektivitas pemenuhan layanan dasar.

“Ternyata dengan jalan sinergi, banyak hal baik bisa terjadi. Kami tidak bisa berjalan sendiri dengan berbagai keterbatasan dana, sarana-prasarana, dan SDM,” tutur Isidorus dalam pertemuan tersebut.

Dukungan BWS NT II diwujudkan melalui komitmen pembangunan dua sumur bor untuk PDAM Kota Kupang pada tahun anggaran 2026. Komitmen ini disambut dengan penuh syukur oleh jajaran PDAM.

Sebagai langkah tindak lanjut, PDAM diminta segera menyiapkan kebutuhan teknis, termasuk pembebasan lahan bersertifikat dan pemilihan titik lokasi dengan potensi debit air memadai agar program berjalan lancar.

Dengan sinergi antar-lembaga, PDAM optimistis mampu memperluas jangkauan layanan air bersih dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kota Kupang. Isidorus menegaskan komitmennya membuka ruang kerja sama lintas instansi demi pelayanan publik berkelanjutan.

“Dengan jalan kolaborasi, kita bisa mendapat dukungan luar biasa demi peningkatan pelayanan air minum. Ini bukti bahwa kebersamaan membawa hasil,” tutup Isidorus penuh harapan.

(Desy – Advertorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *