KAB. TASIKMALAYA, || Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukaresik menggelar kegiatan Bina Wilayah (Binwil) di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/10/2025). Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Sukaresik selaku Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Kecamatan, Ketua APDESI Kabupaten Tasikmalaya beserta istri, unsur Muspika, para Kepala UPTD di lingkungan Pemerintah Kecamatan Sukaresik, para kepala dusun, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukaresik bersama para Ketua Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Sukaresik.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Banjarsari, Teteng Mohammad Taufik, menyampaikan bahwa kegiatan Binwil merupakan langkah penting dalam upaya memberdayakan keluarga dan masyarakat. Program tersebut dijalankan melalui implementasi 10 program pokok PKK yang selama ini telah dikembangkan oleh para kader.
Lebih jauh, Teteng menegaskan bahwa Binwil diharapkan dapat menambah wawasan, semangat, serta motivasi para anggota PKK. Dengan demikian, mereka mampu menyelaraskan program kerja dengan pembangunan yang tengah dijalankan oleh pemerintah kecamatan maupun desa.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan masyarakat di tiap wilayah dapat terwujud sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Kegiatan Binwil juga dipandang sebagai sarana silaturahmi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, hingga para kader PKK dengan masyarakat setempat. Interaksi langsung ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan berbasis keluarga.
Sebagai tuan rumah, Desa Banjarsari menyambut antusias pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami merasa bangga Binwil PKK tahun ini dilaksanakan di Desa Banjarsari. Warga bisa langsung bertatap muka dengan Pemda Kabupaten Tasikmalaya dan pihak kecamatan, serta mendengarkan arahan dari Ketua PKK dan Pembina PKK Kecamatan Sukaresik,” tutur Teteng.
Kegiatan Binwil PKK Kecamatan Sukaresik di Desa Banjarsari menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemberdayaan keluarga, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
(Jajang H)






