PAHUNGA LODU, || Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Yohan Saekoko, terjun langsung ke lahan persawahan membantu petani menanam padi di Desa Palanggai, Kecamatan Pahunga Lodu, Jumat (25/07/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional.
Langkah pendampingan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat, khususnya para petani. Keterlibatan aktif Babinsa seperti ini dinilai sangat membantu, terutama dalam menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri petani dalam mengelola lahannya.
Sertu Yohan Saekoko menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah sawah bersama petani bertujuan untuk memberikan motivasi serta mendukung pencapaian swasembada pangan di wilayah binaannya. “Kami hadir untuk memberi semangat dan membantu langsung. Ini bagian dari tugas pengabdian kami untuk rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan implementasi nyata dari arahan komando atas bahwa TNI harus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian. Pendampingan rutin oleh Babinsa menjadi salah satu strategi efektif untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Para petani Desa Palanggai menyambut baik keterlibatan Babinsa, karena tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong yang mulai luntur di sebagian masyarakat. Kehadiran TNI di sawah pun dinilai sebagai bentuk kedekatan yang menginspirasi.
Selain bertujuan meningkatkan hasil panen, kerja sama ini juga diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan lokal yang tangguh dan mandiri. Semangat kebersamaan yang dibangun menjadi modal sosial penting untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Kegiatan ini sejalan dengan misi nasional di bidang ketahanan pangan yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pertahanan dalam menjamin ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan wilayah Pahunga Lodu menjadi contoh positif dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
(Ms)






