Silaturahmi Budaya Tasikmalaya–Yogyakarta, Perkuat Kolaborasi Seni dan Pembauran Etnis

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALATA, || Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi budaya antara Kota Tasikmalaya dan Yogyakarta yang digelar di Connect Space, Jl. Ibrahim Adjie No.7A, Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menghadirkan berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya Drs. Ade Hendar, M.M., Anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Enan Suherlan A.Md., S.Th.I., S.H., M.M., Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya Tatang Supriatna Sumpena, Ketua FPK Kota Tasikmalaya Syahrial Koto, Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM dan Satgas FPK Meiman N. Rukmana, S.H., M.H., Ketua Sundawani Hendra J. Rustandi, serta rombongan Teater Srikandi Pendopo Ndalem Yogyakarta yang dipimpin Ibu Rina Nikandaru.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan budaya lintas daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pelaku seni Tasikmalaya dan Yogyakarta. Teater Srikandi Pendopo Ndalem sendiri dikenal sebagai kelompok seni yang konsisten mengangkat isu keperempuanan melalui karya teater sinema yang inspiratif.

Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para pegiat seni dari Yogyakarta. Ia juga menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Tasikmalaya serta harapan agar kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan di bidang seni dan budaya.

Kehadiran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya dalam kegiatan ini menjadi simbol nyata dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam memperkuat pembauran antar etnis di tengah masyarakat yang majemuk. Ketua FPK Kota Tasikmalaya, Syahrial Koto, menegaskan pentingnya peran seni budaya sebagai media pemersatu bangsa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat identitas kebangsaan melalui keberagaman budaya yang kita miliki,” ujarnya.

Diharapkan, silaturahmi budaya ini mampu menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan seni dan budaya di Kota Tasikmalaya, sekaligus memperkuat peran FPK dalam menjaga harmoni serta keberagaman budaya nasional.

(R**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *