KOTA TASIKMALAYA, || Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan pembinaan kehumasan di Aula Rapat Kantor Kemenag setempat. Kegiatan ini diikuti oleh tim Humas dari seluruh satuan kerja (satker) dan unit kerja Kankemenag Kota Tasikmalaya, dengan tujuan meningkatkan kemampuan kehumasan serta membangun etos kerja yang produktif dan transparan.
Kepala Kankemenag Kota Tasikmalaya, Dr. H. Agus Bukhori, M.Pd, menekankan pentingnya fungsi kehumasan sebagai bagian dari sistem kerja pegawai. “Kehumasan ini sangat penting bagi tata kerja kita sebagai pegawai. Sebab ini merupakan bentuk laporan kinerja yang transparan karena terpublikasi untuk umum,” ujarnya Rabu 24/07/2025.
Lebih lanjut, Bukhori menegaskan pentingnya dokumentasi dalam menunjang kerja kehumasan. “Kita tidak akan mengetahui hal-hal di masa lampau kalau tidak ada yang mendokumentasikannya. Kita tidak akan mungkin tahu bahwa ini Bung Tomo kalau tidak ada dokumentasinya,” katanya. Ia juga mendorong seluruh tim Humas agar aktif mengelola media sosial masing-masing unit kerjanya.
Pembinaan diawali dengan materi dari H. Cecep Nurkholis selaku Kasubbag Kankemenag Kota Tasikmalaya, yang menyampaikan pesan penting mengenai kedewasaan berpikir dan bertindak. “Bertindak tanpa berpikir dan berpikir tanpa bertindak, maka kerugianlah yang didapat oleh orang itu,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan tim Humas KUA Kecamatan Bungursari yang diwakili oleh Ihsan Farhanuddin, S.Ud dan Aceng Kosim, S.Hum (Penyuluh Agama Islam), yang turut aktif dalam sesi diskusi dan sharing pengalaman.
Dalam sesi diskusi, para peserta saling bertukar pandangan dan strategi pengelolaan media yang menarik serta sarat nilai manfaat. “Mengelola media itu bagian nyata dari produktivitas kinerja manusia. Tanpa media ibarat nasi tanpa lauk-pauk,” ungkap Ihsan Farhanuddin.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kehumasan antarunit kerja dan menjadi langkah strategis dalam membangun citra institusi yang akuntabel, profesional, dan terbuka terhadap publik.
(Kontributor : Ihsan)






