LUBUKLINGGAU, || Siswi kelas 3 SD Negeri 44 Kota Lubuklinggau yang diduga menjadi korban bullying oleh oknum wali kelas berinisial SS, akhirnya melanjutkan pendidikan di sekolah baru. Keputusan tersebut diambil oleh pihak keluarga demi kenyamanan dan kesehatan mental sang anak.
Korban yang kini duduk di kelas 4 dan berinisial S, tampak bahagia saat diantar oleh ibunya ke SD Negeri 55 Kota Lubuklinggau, Senin (21/07/2025). Ia disambut hangat oleh wali kelas 4.A serta teman-teman sekelasnya meskipun baru pertama kali bertemu.
Pantauan awak media menunjukkan raut wajah ceria dari S yang tampak mulai akrab dengan lingkungan barunya. Suasana ini memberi harapan baru bagi keluarga bahwa trauma yang dialami perlahan bisa terobati.
Ibu korban, berinisial M, mengungkapkan bahwa anaknya sudah lama ingin kembali bersekolah. Bahkan sejak dari rumah, ia sangat bersemangat. Meski demikian, M mengakui bahwa masih ada sedikit rasa trauma yang membekas.
“Alhamdulillah sekarang dia terlihat lebih nyaman dan mulai melupakan kejadian yang kemarin, walaupun masih ada sedikit trauma,” ujar M kepada wartawan.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, belum ada itikad baik dari pihak terduga pelaku SS untuk meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban. Padahal beberapa pihak telah mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Keluarga korban berharap agar Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Lubuklinggau segera mengambil tindakan. Mereka mendesak agar terduga pelaku dipanggil serta diberi sanksi tegas agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.
Bersambung…
(Aberi)






